reportasependidikan.com – Pencanangan hari kebudayaan kota Makassar berlangsung meriah di SDN Unggulan Mongisidi I kecamatan Makassar, senin (1/4).
Pada hari ini siswa dan guru mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Bukan hanya itu, orangtua siswa pun yang tergabung dalam paguyuban menyiapkan kue dan makanan khas kota Makassar seperti konro, coto Makassar, dan banyak lagi lainnya.
Kegiatan pencanangan hari kebudayaan kota Makassar ini pun semakin meriah karena di hari yang sama Dinas Perpustakaan kota Makassar menghadirkan dongeng keliling (Dongkel) di tengah-tengah warga sekolah.
Dra. Hj. Ajawati selaku kepala sekolah mengatakan, alhamdulillah pencanangan hari kebudayaan kota Makassar disambut siswa dengan antusias. Semua siswa mengenakan pakaian adat. Dan orangtua siswa yang tergabung dalam paguyuban pun turut berpartisipasi dengan membawa makanan dan kue tradisional pada hari ini.
Ajawati juga mengungkapkan, kedatangan tim dongeng keliling menghibur siswa di sekolah kami itu, sebenarnya sebagai bentuk penilaian dari Badan perencanaan Nasional (Bapernas) untuk Dinas Perpustakaan kota Makassar.
Dipilihnya SDN Unggulan Mongisidi I sebagai lokasi penilaian, karena sekolah kami merupakan salahsatu sekolah yang telah menerima manfaat dari program Dongkel Dinas Perpustkaan kota Makassar.
“Salahsatu manfaat itu, siswa kami yang bernama Aqila telah meraih juara III nasional lomba Bercerita yang dibina oleh Dinas Perpustakaan kota Makassar,” ungkapnya.
Sementara itu, Muhyiddin, selaku Plt. Kepala Dinas Perpustakaan kota Makassar mengatakan, pada hari ini tengah berlangsung penilaian bagi kota Makassar untuk meraih penghargaan dalam bidang perencanaan.
Dari sekian inovasi di kota Makassar yang masuk penilaian, salahsatunya program dongeng keliling dari Dinas Perpustakaan kota Makassar.
“Jadi, tim Bapernas turun hari ini untuk melihat langsung apakah dongeng keliling di kota Makassar itu berjalan atau tidak,” ungkapnya kepada reportasependidikan.com.
Lanjutnya, dipilihnya SDN Unggulan Mongisidi I sebagai lokasi penilaian, karena sekolah ini merupakan salahsatu sekolah penerima manfaat dari berjalannya program dongeng keliling.
Muhyiddin menambahkan, penilaian dongeng keliling ini bertepatan dengan pencanangan hari kebudayaan kota Makassar yang pada hari ini kita laksanakan.
“Walaupun tidak berkaitan, namun pencanangan hari kebudayaan ini menjadi momentum yang baik disaat turunnya tim penilai ini,” pungkasnya.
REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I kecamatan Manggala kota Makassar yang saat ini menuju Adiwiyata Nasional melakukan…
This website uses cookies.