"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Beranda

Bersama LCM Rajawali, SDN 15 Jawi-Jawi Maros Bawa Siswa Outing Class ke Museum Bersejarah

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>
monumen Mandala

reportasependidikan.com – Siswa SDN 15 Jawi-Jawi kabupaten Maros kembali mengikuti kegiatan outing class bersama Lembaga Citra Muda (LCM) Rajawali, sabtu(11/4/2026).

Pada hari ini ada 4 lokasi bersejarah yang dikunjungi siswa yaitu; Museum Daerah Maros, Monumen Mandala, Museum Istana Balla Lompoa dan terakhir di Makam Sultan Hasanuddin.

Pada kunjungan pertama di Museum Daerah Kabupaten Maros siswa dapat melihat koleksi artefak, alat rumah tangga tradisional, dan foto sejarah.

Diketahui, Museum Daerah Maros didirikan tahun 2016 di Turikale, adalah pusat pelestarian sejarah dan budaya di Sulawesi Selatan. Terletak di bangunan cagar budaya bekas Kantor Kontroler Belanda tahun 1835, museum ini menyimpan koleksi artefak, alat rumah tangga tradisional, dan foto sejarah. Tempat ini berfungsi sebagai pusat edukasi dan penelitian

Dari kabupaten Maros siswa kemudian di bawa ke kota Makassar menuju ke Monumen Mandala.

Monumen Mandala (atau lengkapnya Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat) adalah bangunan bersejarah setinggi 75 meter di jantung Kota Makassar yang dibangun untuk mengenang perjuangan Indonesia merebut kembali Irian Barat dari penjajahan Belanda.

Dari Monumen Mandala siswa kemudian dibawa lagi ke kabupaten Gowa mengunjungi museum Istana Balla Lompoa dan Makam Sultan Hasanuddin.

Diketahui, di dalam museum Istana Balla Lompoa siswa dapat melihat beberapa peninggalan kerajaan Gowa yang terkenal dengan salahsatu rajanya bernama Sultan Hasanuddin.

Ratnawati Dewi, S.Pd., M.Pd selaku Kepala sekolah mengatakan, pada hari ini kami membawa siswa mengikuti kegiatan outing class dengan mengunjungi 4 lokasi yang berbeda.

Pada kesempatan ini kami membawa 102 siswa kelas atas dengan didampingi guru dan beberapa orangtua siswa.

Menurut kami kegiatan ini bagus dan sejalan dengan pembelajaran dan program sekolah dimana kita selalu membawa siswa melakukan pembelajaran di luar kelas atau outing class.

Melalui kegiatan ini pula siswa akan mendapatkan edukasi sejarah lokal dan berkesempatan melihat langsung benda-benda bersejarah yang ada di dalam Museum yang kita kunjungan pada hari ini.

Kami berharap ke depan masih dapat melakukan kegiatan outing class seperti ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan siswa.

Recent Posts

‘Sitongka Cerdas’ Komunitas Orangtua Siswa Resmi Terbentuk di SDI Mallengkeri I

REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF  SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…

8 jam ago

SDI Perumnas IV Bersiap Menuju Adiwiyata Nasional

REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…

1 hari ago

Kepsek SDI Kampus IKIP Ikuti Bimtek Penyusunan Softfile dan Aplikasi SIDIA

REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…

1 hari ago

Bimtek Penyusunan Softfile dan Penggunaan Aplikasi SIDIA Diikuti Ratusan Kepsek di Makassar

REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…

1 hari ago

SDI Layang Tua I Gelar Bimtek Menuju Adiwiyata Nasional

REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…

2 hari ago

Menuju Adiwiyata Nasional, SDI Borong Jambu I Lakukan Pembinaan di SDI Tamangapa

REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I kecamatan Manggala kota Makassar yang saat ini menuju Adiwiyata Nasional melakukan…

5 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.