
reportasependidikan.com – Tidak mudah bagi SD Inpres Tidung kecamatan Rappocini untuk mempersiapkan diri dalam menuju adiwiyata provinsi 2018. Pasca musim hujan yang intensitasnya tinggi membuat sekolah ini selama 4 bulan langganan banjir.
Namun hal ini tidak menyurutkan target mereka untuk terus berjuang dalam meraih adiwiyata provinsi di tahun ini.
Baso, S.Pd selaku kepala sekolah, sabtu (10/3) mengatakan, sekarang ini sekolah kami terus membenahi pekarangan sekolah yang rusak akibat banjir (genangan air) selama kurang lebih 4 bulan.
Kami bersyukur, karena warga sekolah tidak pernah bermasa bodoh melainkan tetap semangat dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekolah ini.

Lanjutnya, tidak bisa dipungkiri, selama 4 bulan lalu terakhir ini, sekolah kami selalu tergenang dan beberapa kegiatan rutin kami terputus. Tapi alhamdulillah, mulai minggu ini kami sudah memulai berbenah dengan semangat dalam mewujudkan 18 revolusi pendidikan dan menjalankan program adiwiyata tingkat kota yang telah sekolah kami raih dan insyaallah di tahun ini akan kami tingkatkan ke jenjang adiwiyata tingkat provinsi.
“Kami selalu optimis, sekolah kami mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain dalam menuju adiwiyata provinsi,” pungkasnya.