
reportasependidikan.com – Proses belajar-mengajar (PBM) tetap berjalan di SMP Negeri 25 Makassar meskipun siswa tengah diliburkan selama dua pekan pasca merebaknya Pandemi Covid-19.
Namun proses belajar-mengajar ini berbeda dengan biasanya karena siswa dan guru melakukan metode pembelajaran jarak jauh secara online dengan menggunakan aplikasi Google Classroom, Quizizz, dan Quipper School.
Proses belajar kelas maya (rumah belajar) ini dalam sehari rata-rata guru akan menggunakan 1 aplikasi.
H. Noerhadi Taiyya mengatakan, kami tetap berupaya menjalankan proses belajar-mengajar walaupun siswa tengah diliburkan pasca mewabahnya virus Corona.
Proses belajar-mengajar ini kami jalankan melalui aplikasi pembelajaran secara online.
Awalnya, guru tetap datang ke sekolah dan memberikan pembelajaran siswa yang ada di rumahnya melalui aplikasi online.
Namun sekarang guru tak mesti datang ke sekolah karena di rumah pun guru dapat menjalankan aplikasi pembelajarann kepada siswa yang ada di rumahnya masing-masing.
Noerhadi berharap, pandemi Covid-19 ini dapat cepat teratasi sehingga siswa dapat kembali menjalankan aktivitas belajar seperti biasanya.
