"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: BerandaRagam

Lurah Rappokalling dan Ketua Rumah Zakat Bawa Dua Bersaudara Masuk ke SDI Rappokalling II Bersama Tim Massikola Atas Mandat Kadisdik

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

reportasependidikan.com – Setelah Shalat Jumat, 16 September 2022 Ketua Rumah Zakat Sulawesi Selatan mendapatkan telepon dari Lurah Rappokalling.

Berkenaan dengan adanya Anak Putus Sekolah (APS) yang berada di wilayah yang beliau pimpin untuk dibantukan bisa masuk sekolah kembali.

Setelah mengikuti kegiatan bersama antara Ketua Rumah Zakat dan Tim Massikola (Makassar Siap Sekolah) di salah satu hotel, kemudian langsung menuju ke kantor Lurah Rappokalling.

Jam telah menunjukkan waktu lewat dari 16.00 Wita namun Lurah Rappokalling tetap menantikan kehadiran Ketua Rumah Zakat dan tim Massikola untuk membantu warganya.

Walau sebenarnya janjian telah ditentukan setelah shalat Jumat, namun karena adanya jadwal kegiatan yang molor sehingga baru bisa di jam tersebut bertemu dengan Lurah.

Tanpa butuh waktu yang lama, orangtua dua bersaudara itu pun dijemput untuk diwawancarai untuk menemukan alasan hingga anaknya putus sekolah dan solusi yang dianggap tepat oleh tim Massikola untuk menyekolahkannya kembali.

Setelah diketahui masalahnya, tim Massikola yang diwakili oleh Zhuchri Kasman langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar, Muhyiddin, SE., MM., untuk meminta arahan.

Dan dalam pembicaraan, Kadisdik meminta anak tersebut dimasukkan ke sekolah terdekat. “Ini tugas Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan untuk menyekolahkan semua anak-anak di Kota ini. Pokoknya langsung masukkan anak tersebut.”

Dengan berbagai pertimbangan dan situasi yang ada, diputuskanlah jika hari Selasa pagi siswa tersebut. Untuk dilakukan adaptasi belajar karena dua bersaudara ini sudah tidak bersekolah setelah 1 tahun.

Dikarenakan pada tahun lalu itu, Anggi sedang sakit panjang dan butuh dirawat hingga waktu yang panjang dan setelahnya, dana untuk membayar di sekolah sebelumnya juga tidak mampu dibayar sehingga hingga sekarang tak pernah masuk sekolah.

Dalam pembicaraan tersebut, tim selalu menanyakan ketersediaan Akta Kelahiran dan NIK anak tersebut, karena dasar dalam mendaftarkan siswa di sekolah dalam Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) adalah dua data kependudukan tersebut. Sehingga, data untuk membuatkan Akta Kelahiran Angga, Anggi dan kakaknya yang sudah SMP diminta untuk dibantukan oleh tim Massikola ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, yang telah memberikan bantuan untuk membantu Massikola dalam mengentaskan angka APS atau ATS dari sisi kependudukan.

Founder Massikola, dr. Udin Shaputra Malik mengatakan, “Anak-anak ini punya latar belakang alasan yang berbeda, dan solusi yang kami carikan adalah sesuai alasan yang detail itu. Namun, jika si anak yang menyatakan keinginan untuk bersekolah dan masih dalam usia sekolah di tingkatan tersebut, maka kami akan upayakan masuk ke SD, SMP bahkan SMA Negeri dengan bantuan Dinas Pendidikan dan Dinas Dukcapil.”

Senin, 19 September 2022 tim Massikola yang diwakili oleh Zhuchri Kasman menelepon ke SDI Rappokalling II yang berada dalam satu kompleks dengan 3 Sekolah Dasar lainnya.

Untuk meminta kesediaan sekolah tersebut, atas instruksi Kadisdik untuk memasukkannya ke SD terdekat.

Hairia, S.Pd., yang memimpin sekolah tersebut tanpa banyak tanya dan komentar langsung menyatakan kesediaannya untuk menerima Angga dan Anggi.

Selasa pagi, 20 September 2022 menjadi awal kembalinya dua bersaudara ini untuk menikmati suasana kelas dan sosial di sekolah. Sekitar 10.37 Wita, Lurah Rappokalling, Ketua Rumah Zakat Sulawesi Selatan, Kepala SDI Rappokalling 2, Kepala SDI Rappokalling 67/1, Kepala SDN Beroanging (Tim Massikola dari unsur sekolah), Kabag Kesra Kecamatan Tallo, dan tim Massikola yang diwakili oleh Zhuchri Kasman dan Tri Nadia Asrini beserta Angga dan Anggi serta ibunya.

Langsung dilakukan foto bersama dan setelahnya langsung diantarkan ke dalam kelas untuk Anggi di kelas 6 dan Angga di kelas 4.

Setelah masa adaptasi singkat, kemudian semuanya berkumpul di ruang Kepala Sekolah untuk membahas tindak lanjut pendaftaran Angga dan Anggi di Dapodik hingga langkah alternatif data dari sekolah sebelumnya jika ada kendala.

Lurah Rappokalling, Salma, S.Sos., mengatakan, “Kami pemerintah di Kelurahan akan terus menggali informasi dan menyelamatkan anak-anak di Kelurahan kami khususnya untuk tidak putus bahkan jika sampai tidak bersekolah. Itu komitmen kami membantu Walikota dan Wakil Walikota dalam menjalankan program strategisnya”.

Dilanjutkan oleh Kepala SDI Rappokalling II, Hairia, S.Pd., mengatakan, “Tidak ada alasan bagi kami menolak, karena program Revolusi Pendidikan Bapak Walikota jelas, bahwa semua anak harus sekolah. Jadi kami tinggal meminta bantuan tim Massikola dan Dukcapil untuk mengadakan Akta dari anak didik ini supaya segera kami masukkan ke Dapodik.”

Massikola SDI Rappokalling II

Di akhir diskusi, Ketua Rumah Zakat, Amir, ST., menyampaikan, “Sebagai perwakilan Rumah Zakat, kami akan terus membantu jika memang kami bisa. Kalau untuk seragamnya Angga dan Anggi dan warga Rappokalling, tinggal saya diskusikan dengan Lurah dan pihak Sekolah.

Intinya Rumah Zakat akan terlibat dalam misi kemanusiaan seperti ini.” Seketika pakai seragam Angga dan Anggi langsung ditunaikan oleh Rumah Zakat agar Angga dan Anggi bisa langsung sekolah tanpa orangtuanya harus memikirkan mengenai biaya pembeliannya. Massikola akan terus mengusung misi kerelawanan dengan asas kolaborasi, partisipatif lintas stakeholders, hingga keterlibatan aktif dari masyarakat.

Recent Posts

SDN KIP Bara-Baraya I Sukses Gelar TKA, Diikuti 30 Siswa

REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I Makassar hari ini, Senin 20 April 2026, melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA)…

3 jam ago

‘Sitongka Cerdas’ Komunitas Orangtua Siswa Resmi Terbentuk di SDI Mallengkeri I

REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF  SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…

2 hari ago

SDI Perumnas IV Bersiap Menuju Adiwiyata Nasional

REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…

3 hari ago

Kepsek SDI Kampus IKIP Ikuti Bimtek Penyusunan Softfile dan Aplikasi SIDIA

REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…

3 hari ago

Bimtek Penyusunan Softfile dan Penggunaan Aplikasi SIDIA Diikuti Ratusan Kepsek di Makassar

REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…

3 hari ago

SDI Layang Tua I Gelar Bimtek Menuju Adiwiyata Nasional

REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…

4 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.