"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Islam

Kucing Dan Sejarah Peradaban Islam

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>
google

reportasependidikan.com – Kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia saat ini. Kucing memiliki banyak jenis, contohnya Persia, Siam, Sphinx dan lain-lain. Hewan lucu dan menggemaskan ini mengundang perhatian banyak orang, mulai dari warga biasa hingga kalangan orang terkenal tertarik untuk memeliharanya.

Bahkan Nabi Muhammad SAW pun tertarik untuk memelihara kucing. Kucing peliharaan yang juga menjadi hewan kesayangan beliau itu diberi nama Mueeza.

Suatu hari, Nabi hendak mengambil jubahnya, Mueeza ketika itu sedang tidur dengan santai di atas jubahnya. Karena tak ingin mengganggu Mueeza, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya. Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun lalu merunduk sujud kepada majikannya.

Sebagai balasan terhadap Mueeza, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam mengelus lembut badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali sebagai ungkapan rasa sayang. Nabi Muhammad juga selalu terlihat menggendong Mueeza lalu di taruh dipahanya setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya.

Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Pada abad ke-13, umat Islam membuat rupa kucing sebagai ukuran cincin para khalifah, termasuk porselen, patung hingga mata uang sebagai bukti penghargaan pada kucing. Para penyair pun membuat syair bagi para kucing kesayangannya yang telah melindungi buku-buku mereka dari gigitan tikus dan serangga.

Dalam buku yang berjudul Cats of Cair, pada masa dinasti Mamulk, Baybars Al Zahir, seorang Sultan yang juga pahlawan garis depan saat perang salib sengaja membangun taman-taman khusus bagi kucing dan menyediakan berbagai jenis makanan di dalamnya.

Hingga saat ini masih banyak ditemui kucing yang diberikan makan oleh warga setempat dengan berbagai macam makanan di masijd-masjd tua di Dunia Islam. []

Sumber : muslimheritage.com

Recent Posts

SDN Tamamaung I Laksanakan Tes Kemampuan Akademik Gelombang 3

REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa kelas 6 UPT SPF SD Negeri Tamamaung I Makassar mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3. Kegiatan…

11 jam ago

SDI Kassi-Kassi Lakukan MoU dengan 2 Sekolah Binaan Adiwiyata

REPORTASE PENDIDIKAN – Dalam rangka menuju sekolah Adiwiyata Mandiri, UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi Makassar mengadakan Penandatanganan MoU (Kesepakatan Bersama) Adiwiyata…

11 jam ago

Pelaksanaan TKA Gelombang 3 di SDI Kassi-Kassi I

REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa kelas 6 UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi I Makassar mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3. Kegiatan…

2 hari ago

Peresmian Perpustakaan Balla Pakacarakdeka SDI Tamalanrea II

REPORTASE PENDIDIKAN – Perpustakaan Ramah Anak UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II Makassar  hari ini diresmikan, jumat (24/4/2026). Perpustakaan dengan…

3 hari ago

SDN Pongtiku II Ikut Meriahkan Hari Bakti Rimbawan dan Hari Bumi di Untia Makassar

REPORTASE PENDIDIKAN – Kementerian Kehutanan memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-43 dan Hari Bumi Sedunia 2026, dengan menggelar aksi penanaman bersama di…

4 hari ago

Siswa SDI Layang Tua I Lakukan Pawai Peringati Hari Bumi Sedunia

REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar peringatan Hari Bumi tahun 2026, Rabu,…

5 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.