
reportasependidikan.com – Berpikir analogi salah satu kemampuan berpikir yang harus dimiliki seorang guru agar dapat melahirkan anak didik yang cerdas dan kreatif. Disamping itu, guru juga mesti memiliki kemampuan adaptif agar dapat menerapkan metode mengajar yang tepat pada anak didik pada perkembangan zaman dengan perubahan yang begitu cepat.
Hal ini disampaikan Walikota Makassar Ir. Moh. Ramdhan Pomanto saat memberi pengarahan pada Konferensi Kerja Kota III PGRI Makassar bertajuk “Membangkitkan Kesadaran Kolektif pengurus dan anggota PGRI dalam meningkatkan Mutu Pendidikan“ yang diselenggarakan di hotel Aorotel Smile Makassar (30/1/2018).

“Kita sebagai guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan dan kondisi zaman sekarang. Kemampuan adaptif ini, ditujukan kepada penggunaan metode mengajar yang beradaptasi dengan kondisi anak (peserta didik) pada zaman now“ kata Danny.
Lanjutnya, ada 3 level kemampuan berpikir yang mesti dimilki anak didik: 1.Pintar, 2.cerdas 3.kreatif. Oleh karena itu, mendidik anak tidak lagi sebatas menjadikan anak menjadi pintar tapi menjadi anak yang cerdas.serta pada level yang tinggi yakni menjadi anak yang kreatif.
Selain Walikota Makassar, kegiatan ini juga dihadiri Drs. H. Ismunandar, MM (Kadis Pendidikan Makassar), Ketua PGRI Sulsel (Prof.Dr.Wasir Thalib), Ketua PGRI Makassar (Drs. Suarman), Kabid GTK Disdik Makassar (Dr.Pantja Nur Wahidin, M.Pd), dan seluruh jajaran pengurus kota PGRI Makassar beserta Pengurus Cabang PGRI se kota Makassar.

Usai acara ini, pengurus Kota PGRI Makassar menyempatkan memberikan ucapan selamat dan kue ultah kepada Walikota Makassar yang bertepatan dengan Milad ke 54 tahun Bapak Danny Pomanto.