reportasependidikan.com – Halal Bihalal keluarga besar Dinas Pendidikan kota Makassar digelar pagi tadi di Aula Ruang Pola Provinsi Sulawesi Selatan, jalan Urip Sumiharjo, sabtu (15/6).
Acara yang sudah rutin dilaksanakan oleh Dinas pendidikan kota Makassar ini adalah rangkaian hari raya Idul Fitri yang dimanfaatkan sebagai momentum dalam meningkatkan jalinan silaturahim oleh keluarga besar dinas Pendidikan kota Makassar.
Halal Bihalal kali ini dihadiri oleh Pj Wali Kota Makassar, ketua PGRI kota Makassar, kepala dinas pendidikan kota Makassar beserta staf, beberapa mantan kepala Dinas Pendidikan kota Makassar, kepala sekolah tingkat TK/SD/SMP se kota Makassar, serta beberapa tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Dr. Abd. Rahman Bando selaku kepala dinas Pendidikan kota Makassar mengatakan sengaja memilih gedung pola Provinsi Sulsel sebagai lokasi acara untuk menunjukkan bahwa dinas pendidikan kota Makassar merupakan anak atau bagian dari pemerintahan provinsi Sulsel.
“Selama ini ada kesan bahwa pemerintah kota Makassar tidak ada hubungan dengan pemerintah provinsi Sulsel. Jadi hari ini kami ada di ruangan ini sebagai anak atau bagian dari pemerintah provinsi Sulsel yang kebetulan bertugas di kota Makassar,” ungkapnya.
Rahman Bando juga mengungkapkan tema yang diusung pada acara ini yaitu, “Kuatkan silaturrahim wujudkan pendidikan berkualitas dan berkarakter” mengandung 3 poin penting dalam meningkatkan pendidikan di kota Makassar semakin baik seperti silaturrahim, pendidikan berkualitas, dan pendidikan karakter.
Dia hadapan Pj Wali Kota, Rahman Bando juga mengungkapkan bahwa di kota Makassar telah hadir 10 SMP Negeri baru hasil dari regruping beberapa sekolah dasar. Dan ke sepuluh SMP baru ini berdiri tanpa menggunakan dana sepeserpun.
Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal suhaeb dalam sambutannya lebih banyak menyoroti sistem pendidikan di Indonesia yang kurang memberi ruang bermain kepada anak.
Menurutnya, sistem pendidikan di Indonesia mirip-mirip dengan sistem pendidikan di Cina yang lebih mengedepankan pendidikan keilmuan dibanding pendidikan karakter.
Untuk itu, dia berharap pendidikan di kota Makassar dapat lebih baik dengan lebih mengedepankan pendidikan karakter dan muatan lokal.
Pj juga berharap agar masa orientasi sekolah (MOS) tidak ada lagi. Karena MOS ini lebih cenderung membodohi dan membully anak.
Acara halal bihalal ini ditutup dengan bersalam-salaman yang diikuti oleh semua tamu undangan.
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I Makassar hari ini, Senin 20 April 2026, melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA)…
REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…
This website uses cookies.