Kadisdik Makassar: Ada 7 Indikator Penentu Keberhasilan SPMI

reportasependidikan.com – Komitmen manajemen pimpinan satuan pendidikan merupakan salah satu kriteria keberhasilan Sistem Penjaminan mutu internal (SPMI) tingkat satuan pendidikan. Jika komitmen lemah maka jangan berharap SPMI akan Berhasil.

Hal ini disampaikan Plt. Kadis Pendidikan Kota Makassar Dr. H. Hasbi saat menjadi narasumber pada kegiatan Desiminasi Hasil Pengembangan SPMI Tingkat kabupaten/kota program sekolah model Kerjasama LPMP dengan Dinas pendidikan kota Makassar di SMK Telkom Makassar, senin (12/11/2018)

Menurut Hasbi, selain komitmen pimpinan satuan pendidikan, keberhasilan SPMI juga sangat ditentukan oleh 6 indikator lainnya, yaitu:

1. prinsip SPMI yakni sistematis dan berkelanjutan. Program yang dilakukan satuan pendidikan merupakan perbaikan dari sebelumnya dan program tersebut memiliki tahapan pencapaian setiap periodik.

2. Mutu hasil belajar meningkat. Jika hasil belajar menurun maka Spmi satuan pendidikan dipastikan memiliki nilai rendah.

3. Berorientasi pada pelanggan.
Sekolah memberi pelayanan terbaik bagi siswa, maupun orangtua.

Baca juga:  UPT SPF SDI Sambung Jawa I Gelar Simulasi ANBK

4.Keterlibatan aktif dari GTK. Kepsek mengajak partisipasi aktif GTK untuk melakukan perbaikan dan pembenahan di sekolah.

5. Perlu komunikasi intensif dengan pihak internal maupun eksternal.

6. Tim Work sekolah
Bukan Superman yang dibutuhkan tapi yang dibutuhkan Super tim.

Drs. Abdul Makka yang mewakili
oleh Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulsel menyampaikan bahwa, kegiatan ini akan menampilkan dan mempresentasikan progres 20 sekolah model kota Makassar.

Sekolah tersebut akan diberi penilaian berdasarkan penampilan stand pameran dan presentasi implementasi SMPI satuan pendidikan.

Hadir pada kegiatan ini antara ketua komisi D DPRD Kota Makassar Sampara Syarif, Kabid Dikdas Ahmad Hidayat, Kabid GTK Pantja NurWahidin, Sekretaris Dewan Pendidikan Munsyir, Kepsek SMK Telkom, Koordinator Pengawas Sekolah Tamrin serta kepsek SD dan SMP peserta Diseminasi Sekolah Model SPMI.

You cannot copy content of this page