reportasependidikan.com – Mahkota kesultanan Turki di zaman Ustmaniyah memiliki ukuran yang sangat besar. Mahkota yang biasa disebut dengan ‘tughra’ itu berfungsi sebagai lambang negara.
Ada rahasia dibalik tughra (Penutup Kepala) yang dikenakan oleh Sultan Turki Ottoman itu. Tughra Sultan itu sesungguhnya adalah “kain kafan” yang dililitkan di kepala. Itu sebagai pengingat kematian bagi yang memakainya.
Pemakaian tughra tersebut bisa diartikan bahwa setiap sultan harus berjiwa mujahid (rela mati di jalan Allah), dan apabila sedang terjadi perang mereka wajib berada di barisan terdepan.
Tughra juga bisa diartikan sebagai pengingat bagi sultan, bahwa kematiannya bisa datang kapan saja dan dimana saja. Maka, setiap manusia harus siap ketika ajal menjemput.
Simbol “kain kafan” yang terdapat pada Mahkota sultan Turki diharapkan mampu menimbulkan kesadaran bahwa jabatan adalah amanah, dan bukan sesuatu yang patut dibanggakan. Jabatan sebaiknya dipergunakan untuk melakukan lebih banyak kebaikan. []
REPORTASE PENDIDIKAN - Tim futsal UPTD SPF SD Negeri Bawakaraeng II Makassar melakukan pertandingan persahabatan dengan tim futsal SD Kristen Elim…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi kecamatan Rappocini kota Makassar menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran yang terjadi di…
REPORTASE PENDIDIKAN - Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus IV Merah Putih kecamatan Manggala kota Makassar menggelar workshop Peningkatan Kompetensi Profesional Guru dengan…
REPORTASE PENDIDIKAN- Pengimbasan Program Digitalisasi Pembelajaran digelar Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kecamatan Tallo di UPTD SPF SD Inpres Kaluku Bodoa,…
MAKASSAR, 27 Agustus 2026 – Suasana penuh sukacita dan semangat kebersamaan terlihat jelas saat seluruh siswa beserta dewan guru dan…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II kecamatan Tallo kota Makassar membuat sebuah inovasi yang diberi nama Bascer…
This website uses cookies.