"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Tahukah Anda?

Ini alasan tulisan resep dokter jelek dan susah dibaca

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

reportasependidikan.com – Setiap kali kamu ke dokter ketika sedang sakit, pasti dokter bakal menganalisa penyakit apa yang ada di dalam tubuh kamu, sehingga akan turun sebuah spekulasi akan penyakit yang kamu idap oleh sang dokter.

Setelah itu, sang dokter tentu saja bakal membuat resep untuk menebus obatmu di apotek, dan memperlihatkan resep yang ditulis oleh dokter kepada sang apoteker.

Namun masalahnya, ketika kita berjalan ke luar ruangan dokter itu sambil melihat kertas yang baru dicorat-coret sama sang dokter, kita pasti kebingungan, karena biasanya, tulisan dokter itu jelek-jelek sampe gak bisa kebaca!

Namun, bukan tanpa alasan, kok, para dokter menulis dengan jelek di kertas resep obatnya.

Pasalnya, tulisan dokter memang dibuat agar susah dibaca karena berkaitan dengan resep pemulihan dari sang pasien yang sangat dirahasiakan formula pembuatannya.

Nantinya, tulisan dokter itu akan menjadi sandi bagi para apoteker.

Jadi, tulisan jelek yang ditulis dokter itu agar menghindari resep tersebut tidak salah digunakan untuk hal buruk dan berbahaya.

Orang awam biasanya sering mengira bahwa resep obat dari dokter dapat digunakan berkali-kali untuk mengobati penyakit yang sama, padahal sama sekali tidak! Bahaya!

Meski penyakitnya sama, dokter akan memberikan resep obat yang berbeda, tentunya tergantung usia pasien, jenis kelamin, kondisi kesehatan, riwayat alergi dan lain-lain. (*)

Recent Posts

INKANAS Bawakaraeng Sabet Juara di Kejuaraan Daerah Piala Kapolda & Dansat Brimob Sulsel

MAKASSAR - Kejuaraan Daerah INKANAS Piala Kapolda dan Series II Dansat Brimob Polda Sulawesi Selatan resmi digelar di JK Arenatorium…

2 hari ago

Kepala SDN Rappocini Prakarsai Pengelohan Sampah Daur ulang di Perum Graha Indah Famili dan Perum Castell Premium waduk Pampang

REPORTASE PENDIDIKAN - Juli Astutik, S.Pd, M.Pd selaku kepala UPT SPF SD Negeri Rappocini Makassar memprakarsai Pembuatan tempat sampah botol dan gelas…

3 hari ago

Tingkatkan Minat Baca Siswa, UPT SPF SDN Daya II Makassar Luncurkan Inovasi “RUBAH”

REPORTASE PENDIDIKAN - Dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, UPT SPF SD Negeri Daya II kecamaran Biringkanaya kota Makassar melakukan peluncuran program…

4 hari ago

PGRI Ranting Bawakaraeng Gelar Musyawarah, Pengurus Terpilih Periode 2026-2029 Siap Amanah dan Perjuangkan Hak Guru

MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…

7 hari ago

SDN Rappokalling 67/1 Kekurangan Toilet, Butuh Perhatian Pemerintah

REPORTASE PENDIDIKAN - Toilet sekolah merupakan salah satu sarana yang sangat penting dan vital di sekolah. idealnya, jumlah toilet yang tersedia…

7 hari ago

Siswa SDN Tamamaung I Belajar Daring Selama Revitalisasi Sekolah

REPORTASE PENDIDIKAN - Tahun ajaran baru 2026/2027 baru saja dimulai. Para siswa kembali ke sekolah dan memulai kembali pembelajarannya di dalam…

1 minggu ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.