reportasependidikan.com – Banyak hadits yang menjelaskan betapa agungnya hari Jum’at. Bahkan hari Jum’at merupakan salah satu hari raya umat Islam.
Ada beberapa sunnah yang biasa Rasul Saw kerjakan khusus di hari Jum’at, diantaranya:
1. Memperbanyak Shalawat atas Nabi Saw. Dari Abu Umamah, Rasulullah Saw bersabda, “Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi).
2. Membaca surat Al-Kahfi. Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at, akan bersinar baginya cahaya antara dirinya dan Baitul Haram.” (HR. Baihaqi).
Membaca surat Al-Kahfi dari awal hingga akhir di hari Jum’at merupakan kebiasaan yang Nabi Saw lakukan. Rentang waktunya dimulai sejak terbenamnya matahari di hari Kamis hingga terbenamnya matahari di hari Jum’at.
3. Membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan pada saat shalat shubuh. Dari Abu Hurairah, beliau berkata, “Nabi Saw biasa membaca pada shalat Shubuh di hari Jum’at “Alam Tanzil …” (surat As Sajdah) pada raka’at pertama dan “Hal ataa ‘alal insaani hiinum minad dahri lam yakun syai-am madzkura” (surat Al Insan) pada raka’at kedua.” (HR. Muslim).
4. Mandi besar. Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang mandi pada hari jum’at dan memakai pakaian terbaik yang dimiliki, memakai harum-haruman jika ada, kemudian pergi jum’at dan di sana tidak melangkahi bahu manusia lalu ia mengerjakan sholat sunnah, kemudia ketika imam datang ia diam sampai selesai sholat jum’at maka perbuatannya itu akan menghapuskan dosanya antara jum’at itu dan jum’at sebelumnya.” (HR. Ibnu Hibban dan Al-Hakim).
Terlepas dari wajib atau tidaknya mandi sebelum berangkat ke Masjid, yang pasti hal ini sangat dianjurkan oleh Nabi Saw.
5. Datang ke Masjid lebih awal. Dari Abu hurairoh berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Pada hari jum’at disetiap pintu mesjid ada beberapa malaikat yang mencatat satu persatu orang yang hadir sholat jum’at sesuai dengan kualitas kedudukannya, Apabila imam datang/ naik mimbar maka para malaikat itu menutup lembaran catatan tersebut lalu meraka bersiap-siap mendengarkan khutbah, perumpamaan orang yang datang lebih awal seperti orang yang berqurban seekor unta gemuk, orang yang datang berikutnya seperti orang yang berqurban sapi, dan orang datang berikutnya seperti orang yang berqurban kambing, dan orang yang datang berikutnya seperti orang yang bersedeqah ayam, dan orang yang datang berikutnya (kelompok akhir) seperti orang yang bersedekah sebutir telur.” (H.R Bukhori).
REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I kecamatan Manggala kota Makassar yang saat ini menuju Adiwiyata Nasional melakukan…
This website uses cookies.