"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Islam

Hijab, Jilbab, Khimar, Kerudung, Apa Bedanya?

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>
foto: google

reportasependidikan.com – Hijab berasal dari kata hajabah yang artinya menutupi. Jadi, Hijab merupakan sesuatu yang digunakan untuk menutupi sesuatu. Secara bahasa, Hijab dapat diartikan sebagai penghalang. Kata hijab seringkali merujuk pada kerudung yang digunakan muslimah. Namun, jika dilihat dari segi keilmuan Islam atau sisi syari’at, Hijab itu merujuk pada tata cara berpakaian yang pantas sesuai tuntunan Islam.

Sedangkan Jilbab adalah busana muslim terusan panjang yang menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah yang biasa digunakan oleh wanita muslimah. Pemakaian jilbab dilakukan untuk memenuhi tuntunan syari’at tentang hijab seperti yang diperintahkan dalam Al Qur’an.

Jadi, tidak semua hijab adalah jilbab. Tapi, semua jilbab adalah hijab. Kenapa? Karena hijab lebih merujuk pada suatu pembatas atau penutup aurat yang sifatnya umum. Sedangkan, jilbab memiliki arti yang khusus yaitu pakaian atau kain lebar dan longgar serta tidak transparan yang cukup untuk menutup seluruh tubuh sehingga terhijab dengan sempurna sesuai tuntunan syari’at Islam.

Sementara Khimar merupakan penutup kepala atau pakaian yang digunakan untuk menutupi tubuh bagian atas mulai dari kepala, leher hingga dada dan menutup bagian punggung juga. Khimar sering disandingkan atau diartikan sama dengan kerudung. Padahal keduanya memiliki perbedaan.

Khimar dan kerudung memang sama-sama merujuk pada sesuatu yang digunakan untuk menutup bagian atas tubuh (kepala). Bedanya:

Khimar berupa kain panjang atau lebar yang dijulurkan dari kepala hingga dada, menutup bagian atas kepala dengan sempurna, sehingga tidak memperlihatkan bentuk tubuh bagian leher ataupun dada baik dari sisi depan maupun belakang. Sedangkan kerudung hanya sebatas penutup kepala saja. Sehingga bagian leher dan dada bisa saja tidak tertutup dengan sempurna.

Walaupun perkembangan fashion muslimah saat ini berkembang pesat, kita tetap harus berpegang pada aturan syari’at Islam dalam berpakaian. Jangan menampakkan perhiasan atau berlebih-lebihan baik dari segi model busana ataupun make-up. Karena ketentuan berpakaian sudah diatur dengan sempurna dalam ajaran Islam. Itu semua dibuat untuk menegaskan identitas kita juga untuk menjaga kehormatan kita sebagai muslimah. []

Recent Posts

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDI Kompleks Galangan Kapal

REPORTASE PENDIDIKAN - UPTD SPF SD Inpres Kompleks Galangan Kapal kecamatan Tallo kota Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipusatkan…

18 jam ago

Bentuk Generasi Beriman, SDN Tanggul Patompo I Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

REPORTASE PENDIDIKAN - Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriyah juga digelar di UPTD SPF SD Negeri Tanggul…

1 hari ago

7 Siswa SDI Perumnas II Berjaya di Kejuaraan Karate Antar Pelajar Kota Makassar

REPORTASE PENDIDIKAN -- 7 siswa UPTD SPF SD Inpres Perumnas II kecamatan Rappocini kota Makassar berhasil meraih prestasi yang membanggakan…

1 hari ago

Kepala SDI Buttatianang II Ikuti Bimtek Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah Kota Makassar

REPORTASE PENDIDIKAN — Pemerintah Kota Makassar melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kompetensi…

2 hari ago

Empat Siswa SDI Pampang I Raih Prestasi Membanggakan pada Ajang Karate Antar Pelajar se-Maminasata

REPORTASE PENDIDIKAN --Empat siswa UPTD SPF SD Inpres Pampang I kecamatan Panakkukang kota Makassar berhasil meraih prestasi yang membanggakan pada…

3 hari ago

DPW Rumah Juang RAMPAS Provinsi Sulawesi Selatan Membuka UMKM Food Court di Halaman Sekretariat

MAKASSAR - Dalam mewujudkan kesejahteraan Sosial untuk para Kader Rampas Sulsel, pengurus wilayah Rampas Sulsel akan melaksanakan usaha UMKM yang bernama RAMPAS…

3 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.