
reportasependidikan.com – Diskusi IPMLH dan EDS digelar di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri Bertingkat kecamatan Tamalate, Makassar, sabtu (12/12/2021).
Kegiatan tentang adiwiyata ini diawali dengan sambutan kepala SDI Mallengkeri Bertingkat, Hj. Rosmiati, S.Pd yang dilanjutkan dengan menampilkan 3 orang pemantik.
Ketiga orang tersebut yaitu, Zhuchri Kasman dari Rumah Senyum Sehat. Sahidal, S.Pd (guru SD Inpres Antang I), dan Baso Darmawan, S.Pd (guru SDN Unggulan Mongisidi I).
Kegiatan ini diikuti sekira 25 sekolah dasar se-kota Makassar dengan mengutus masing-masing 2 perwakilan guru.
Adapun sekolah-sekolah yang hadir adalah sekolah adiwiyata dari berbagai tingkatan adiwiyata seperti calon sekolah adiwiyata mandiri (CSAM), calon sekolah adiwiyata nasional (CSAN), calon sekolah adiwiyata provinsi (CSAP), dan calon sekolah adiwiyata kota (CSAK).
Hj. Rosmiati, S.Pd mengatakan, kegiatan diskusi ini untuk membahas berbagai persiapan menuju sekolah adiwiyata kota, provinsi, nasional dan mandiri.
“Jadi tujuan kegiatan ini agar kita duduk bersama sharing dan mencari solusi karena kita masih bingung tentang apa itu EDS dan IPMLH,” ungkapnya.
