"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Islam

Dibalik Seorang Anak Yang Hafiz Quran

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

reportasependidikan.com – Anak yang shaleh berawal dari didikan ibu yang shalihah. Ini menunjukkan pentingnya memiliki istri seperti itu. Seorang pengajar Al-Quran di sebuah masjid mengisahkan:

Seorang anak kecil mendatangiku. Dia ingin mendaftar di halaqah Al-Quran yang aku bina. Aku menanyainya

“Apa kamu hafal beberapa ayat AL-Quran?”

“Iya”

“Coba sekarang bacakan aku beberapa surat di Juz Amma ya.”
dia pun membacanya.

“Apa kamu hafal surat Tabarak (Al-Mulk)?”

“Iya.”

Aku pun kagum dengan hafalannya pada usia yang masih belia ini.

“Apa kamu hafal An-Nahl?”

“Iya”

bertambah kekagumanku padanya. kemudian aku tanyakan tentang surat-surat panjang.

“Apa kamu hafal Al-Baqarah?”

“Iya”

dia membacanya dan tak salah sedikitpun. meleleh hatiku semakin kagum.

“Ananda, apa engkau hafal Al-Quran seluruhnya?”

“Iya.”

Subhanallah, Masya Allah…

Aku memintanya untuk datang besok bersama ayah sebagai walinya. aku berpikir bagaimana mungkin seorang ayah mampu menjadikan anaknya seperti ini?

Esoknya, ia datang bersama ayahnya. Kulihat penampilan sang ayah sepertinya tidak melazimi sunnah dan bukan penghafal. ayahnya menuturkan kepadaku:

“apakah Anda kagum? Aku akan menghentikan kekagumanmu dan kuceritakan bahwa dibalik layar kesuksesan anak ini ada seorang wanita dengan kekuatan seribu lelaki. Dialah ibunya.

Aku ceritakan kabar gembira bahwa aku punya 3 anak dan semuanya adalah penghafal Al-Quran. anakku yang terakhir berumur 4 tahun namun sudah menghafal Juz Amma.

Dulu ibunya, ketika mendidik mereka berbicara, dia memulainya dengan mengajarkan Al-Quran kepada mereka. Mengajarkan mereka berbicara yaitu dengan Al-Quran.

Ibunya juga menumbuhkan kompetisi sehat. Siapa yang menghafal duluan, dia akan bebas memilih makan malam di malam itu. Siapa yang duluan muraja’ah dialah yang akan memilih kemana kita akan rihlah saat libur mingguan. Siapa yang mengkhatam duluan, dialah yang akan memilih kemana kita berpergian saat libur panjang.

“Inilah metode ibunya.”

Ternyata beginilah wanita mulia, ketika ia sholehah maka sholeh lah pula sebuah rumah tangga. []

Sumber: RemajaIslam.com

Recent Posts

SDN Tamamaung I Laksanakan Tes Kemampuan Akademik Gelombang 3

REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa kelas 6 UPT SPF SD Negeri Tamamaung I Makassar mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3. Kegiatan…

18 jam ago

SDI Kassi-Kassi Lakukan MoU dengan 2 Sekolah Binaan Adiwiyata

REPORTASE PENDIDIKAN – Dalam rangka menuju sekolah Adiwiyata Mandiri, UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi Makassar mengadakan Penandatanganan MoU (Kesepakatan Bersama) Adiwiyata…

18 jam ago

Pelaksanaan TKA Gelombang 3 di SDI Kassi-Kassi I

REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa kelas 6 UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi I Makassar mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3. Kegiatan…

2 hari ago

Peresmian Perpustakaan Balla Pakacarakdeka SDI Tamalanrea II

REPORTASE PENDIDIKAN – Perpustakaan Ramah Anak UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II Makassar  hari ini diresmikan, jumat (24/4/2026). Perpustakaan dengan…

3 hari ago

SDN Pongtiku II Ikut Meriahkan Hari Bakti Rimbawan dan Hari Bumi di Untia Makassar

REPORTASE PENDIDIKAN – Kementerian Kehutanan memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-43 dan Hari Bumi Sedunia 2026, dengan menggelar aksi penanaman bersama di…

4 hari ago

Siswa SDI Layang Tua I Lakukan Pawai Peringati Hari Bumi Sedunia

REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar peringatan Hari Bumi tahun 2026, Rabu,…

5 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.