Di Aula K3S Kecamatan Manggala, Massikola Digandeng untuk Bergerak Bersama Memberantas ATS/APS

Foto bersama

reportasependidikan.com – Massikola (Makassar Siap Sekolah) yang merupakan gerakan yang dibentuk oleh dr. Udin Shaputra Malik yang awalnya untuk membantu masyarakat tidak mampu baik secara materi maupun secara pengetahuan dalam mengakses kolom pendaftaran dalam jaringan (online).

Setelah proses itu berjalan, muncullah harapan dari Dinas Pendidikan, khususnya Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Bapak Muhyiddin, SE., MM., untuk mengajak berkolaborasi mengenai pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Putus Sekolah (APS).

Dan Massikola pun menyambut ajakan tersebut untuk membantu Pemerintah dalam membuka kesempatan yang lebih baik kepada anak-anak tersebut, sebagai penerus masa depan bangsa dengan isu Bonus Demografi yang terus berdengung.

Salah satu rencana aksi dalam melakukan aktifitas pemberantasan angka ATS/APS tersebut, Massikola berkolaborasi dengan pihak sekolah, terkhusus Kepala Sekolah sebagai pimpinan tertinggi yang dapat memberikan bantuan dalam pelaksanaan program.

Sekolah dianggap bagi Massikola sebagai sumber informasi terdekat bagi masyarakat untuk mengadu selain RT/RW di wilayahnya.

Pada pertemuan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Manggala, menjadi yang pertama berkolaborasi dengan Massikola. Di Aula Rapat K3S Manggala, tepat jam 10.00 Wita, dr. Udin Shaputra Malik selaku Founder Massikola membawakan materi mengenai Massikola.

Sebelum memulai materinya, sambutan singkat diberikan oleh Ketua K3S Kecamatan Manggala yang juga merupakan Kepala UPT SPF SDN Borong, Dra. Hj. Hendriati Sabir, M.Pd.

“Saya merasa pengentasan Program Massikola akan turut membantu sekolah dalam mengurangi angka ATS/APS di Makassar, sehingga secara signifikan membantu program Walikota Makassar di 18 Revolusi Pendidikan”, pungkasnya.

Baca juga:  Didepan Sekcam Bajeng, Kadus Borong Untia Mengaku Khilaf

dr. Udin Shaputra Malik melanjutkan dalam penjelasannya mengenai Massikola. Dikutip dari penyampain beliau, “Dasar Massikola ada adalah kerelawanan. Kepedulian yang akan membawa kebaikan kepada mereka dan kembali kepada kita. Makanya, Massikola mengajak Kepala Sekolah semua untuk segera mencarikan solusi atas masa depan mereka bersama-sama dengan stakeholders yang ada”.

Setelah foto bersama antara tim Massikola dan Kepala Sekolah se-Kecamatan Manggala, kemudian founder Massikola kemudian bertolak ke lokasi kegiatan selanjutnya.

Pembahasan berlanjut untuk pendataan dengan format yang tim Massikola telah buat. Zhuchri Kasman, selaku tim Massikola yang menjelaskan tentang format tersebut mengatakan, “Data ini akan dipakai untuk memetakan solusi untuk alasan dari berhenti atau tidak pernah bersekolah. Tiap bulan diharapkan Kepala Sekolah melapor melalui Dinas Pendidikan dan kemudian Dinas Pendidikan akan menyampaikan ke tim Massikola, untuk membantu proses penelusuran APS/ATS yang dilaporkan, sehingga Makassar menjadi nol angka ATS/APS”.

Kepala UPT SPF SDI Antang I, Hj. Rosmiati, S.Pd., M.Pd., dalam komentarnya di proses forum mengatakan, “Kebahagiaan tersendiri melihat anak-anak itu semangat bersekolah setelah situasi yang mereka miliki menghalangi mereka untuk bisa bersekolah. Kita harus bersatu membantu mereka”.

Di akhiri dengan pembagian format kepada setiap sekolah untuk melakukan penelusuran APS hingga ATS yang ada di wilayah sekolah masing-masing Kepala Sekolah di Kecamatan Makassar.

You cannot copy content of this page