Makassar – Forum Kemanusiaan Kota Makassar yang dipimpin oleh dr. Udin Shaputra Malik mendapatkan undangan untuk turut hadir di Apel Siaga Simulasi Tanggap Bencana di Kota Makassar.
Hadir berbagai unsur elemen yang hadir di lokasi rapat untuk ikut pada apel siaga.
Baik dari BPBD, TNI, Polisi, Satpol PP, BASARNAS, PMI Kota Makassar Lembaga Zakat dan Kemanusiaan, NGO serta Forum Kemanusiaan Kota Makassar.
Kegiatan simulasi yang dilaksanakan untuk mengantisipasi jika terjadi banjir di wilayah Makassar sehingga meminimalisir potensi bencana pada masyarakat terkhusus menghindari adanya korban jiwa.
Kolaborasi menjadi kata kunci untuk bisa bersama mencegah kerusakan akibat banjir.
Berlokasi di Anjungan Toraja kawasan Pantai Losari, sejak jam 7 pagi sudah tampak persiapan di tenda BPBD yang akan dijadikan beberapa posko yang digambarkan seperti di lokasi banjir terjadi.
Ada pos komando yang menjadi pusat koordinasi BPBD dan organisasi atau instansi yang turun ke lokasi banjir.
Kemudian terbangun pula pos kesehatan untuk merawat warga yang memiliki keluhan kesehatan dan potensi gangguan kesehatan.
Ada pula pos dapur umum yang digunakan untuk memberikan asupan makanan kepada korban dan relawan yang bergerak di lapangan.
Lalu ada pula pos data kelurahan yang mengalami dampak banjir, dan di lokasi simulasi dibuka untuk pos kelurahan Manggala, kelurahan Tamalanrea dan kelurahan Biringkanaya yang rentan menjadi langganan banjir di kala curah hujan yang cukup tinggi.
Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar yang juga merupakan kepala Badan BPBD Kota Makassar, hadir juga Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Kepala BASARNAS Sulawesi Selatan, Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar dan jajaran pimpinan instansi hingga TNI-POLRI.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar pada pukul 9.30 Wita.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah mengatakan, “Banjir harus diantisipasi di musim penghujan apalagi di bulan dengan curah hujan tinggi. Kolaborasi seperti ini di bawah komando BPBD kota Makassar akan semakin menguatkan kerja bersama dalam menolong warga Makassar yang terdampak.”
Setelah apel siaga selesai, kemudian Sekretaris Daerah Kota Makassar berjalan mengecek seluruh personil yang turun serta armada yang dimiliki. Setelah itu, dilakukan briefing untuk melakukan simulasi sambil mengatur komando dari berbagai unsur yang akan turun melakukan proses penyelamatan.
Semua elemen dan instansi saling memberi andil masing-masing dan saling membantu di dalam melakukan pertolongan di situasi banjir.
Setelah berlangsung beberapa aksi termasuk jika ada pohon tumbang yang menimpa kendaraan dan berisi warga pun dilakukan pada apel siaga ini.
Di akhir kegiatan, Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar yang juga merupakan Ketua Formatur Pengurangan Resiko Bencana (PRB), dr. Udin Shaputra Malik pun berkomentar, “Kolaborasi seperti ini harus terus dikuatkan agar bencana yang terjadi di kota Makassar akan melibatkan semakin banyak organisasi yang telah mapan dalam penanganan kebencanaan.”
REPORTASE PENDIDIKAN -- Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada hari ini, Selasa, 22 April 2026, UPT SPF SD NEGERI…
REPORTASE PENDIDIKAN - Semangat dan keseriusan tampak dari siswa kelas 6 UPT SPF SD Inpres Jongaya kecamatan Tamalate kota Makassar dalam mengikuti…
REPORTASE PENDIDIKAN – Perpustakaan Ramah Anak “Abbulo Sibatang” UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 1 kecamatan Tamalate kota Makassar hari ini…
REPORTASE PENDIDIKAN -- UPT SPF SD Negeri Sudirman IV Makassar menggelar kegiatan Peringatan Hari Kartini dengan tema " Kartini Adventure Day", Selasa,…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji kecamatan Mamajang kota Makassar melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 1…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I Makassar hari ini, Senin 20 April 2026, melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA)…
This website uses cookies.