
reportasependidikan.com – Sekira 35 sekolah adiwiyata se-kota Makassar mengikuti Ajang Pemda Fair 2018 dalam rangka Hari Hutan Internasional dan Hari Air se-Dunia yang digelar di SD Inpres Unggulan BTM Pemda, sabtu (24/3).
Kegiatan yang dibuka oleh Sekertaris Dinas Pendidikan kota Makassar, Dr. Hasbi ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup kota Makassar, Gaku Satomi (Volunteer JICA Jepang), Ketua Komite SD Inpres Unggulan BTN Pemda, dan beberapa tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. Hasbi sangat merespon kegiatan yang digelar oleh warga SD Inpres Unggulan BTN Pemda. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan bukti kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, Hasbi juga mengatakan, paradigma sekolah di zaman sekarang ini sudah jauh berbeda dengan 10 tahun yang lalu. Sekarang ini siswa sudah ikut terlibat dalam menjaga lingkungan.
“Dulu orangtua marah kalau anaknya disuruh menyapu di sekolah. Sekarang ini sudah tidak lagi,” katanya.

Sementara itu, Nuraeni Amir, S.Pd selaku ketua panitia menjelaskan, dalam Pemda Fair ini dipertandingkan 3 lomba, yaitu lomba menggambar dan mewarnai dengan tema hutan serta lomba presentasi bertema air.
Lanjutnya, dalam lomba menggambar kami sengaja menggunakan kanvas sebagai medianya agar penggunaan kertas yang bahan dasarnya berasal dari kayu dapat berkurang.

Selain lomba, dalam ajang Pemda Fair ini juga digelar Bazar makanan yang terlaksana atas kerjasama dengan paguyuban orangtua siswa.