reportasependidikan.com – Workshop lingkungan hidup kali ini dilaksanakan oleh Ekstrakurikuler Dokter Kecil dan Kader Kesehatan Remaja (ekskul dokcil KKR), yang mana saat bulan lalu dilaksanakan oleh 5 orang Junior Expert dari JICA Jepang.
Berlokasi di Hotel Ibis Styles, jalan Ratulangi dimulai sejak pukul 08.00 wita hingga pukul 15.00 wita. Diikuti oleh 20 sekolah yang berasal dari SDN Unggulan Mongisidi I, SDN Kip Bara-Baraya II, SD Pertiwi, SDI Banta-Bantaeng I, SDN Rappocini, SDI Unggulan Puri Taman Sari, SDN Mangkura II, SDN Mangkura III, SDN Mangkura IV, SDN Mangkura V, SDI Hartaco Indah, SDI Maccini, SDN Kompleks IKIP I, SD Islam Athirah Kajolalido, SDN Mangkura I, SDI Mangasa I, SDI Bakung II, SD Unggulan Toddopuli, SDN Beroanging dan SDI Unggulan BTN PEMDA. Total perwakilan sekolah berjumlah 44 orang, yang terdiri atas siswa dan guru.
Kegiatan dimulai sejak 08.00 wita untuk registrasi peserta, dilanjutkan langsung dengan materi Dunia Digital Mendukung Aktifitas Adiwiyata, dilanjutkan dengan presentasi jual beli sampah dari Mallsampah.com, kemudian di bagian akhir bersama Gaku Satomi mengenai komposter dan pentingnya menjaga lingkungan.
Di awali oleh Zhuchri Kasman selaku pelaksana dan pembina ekskul dokcil KKR membawakan materi mengenai Dunia Digital, para perwakilan sekolah diarahkan untuk membuat akun di beberapa media sosial agar setiap aktifitas mereka dapat dipublikasikan melalui media digital sekolah sehingga bisa diketahui lebih banyak khalayak. Sekaligus bisa menjadi media penyimpanan data gambar maupun video aktifitas sekolah di dunia digital.
Kemudian lanjut dengan materi dari Mallsampah.com., tentang aktifitas jual beli sampah secara online. Untuk membantu para manusia dengan aktifitas tinggi namun sulit untuk mengolah sampahnya. Sehingga kehadiran startup ini bisa menjadi angina sejuk dalam salah satu metode pengolahan sampah, di Makassar maupun di Indonesia.
Terakhir, sosialisasi dari Gaku Satomi yang merupakan Junior Expert JICA di bidang Lingkungan yang memberikan materi kompos dan pentingnya hutan dan alam. Diselingi dengan aktifitas praktek langsung membuat komposter tanah.
Dan tepat pukul 14.34 wita, kami mengakhiri kegiatan dengan foto bersama dan membuat video ucapan terima kasih untuk Gaku Satomi yang sekitar tanggal 25 April akan kembali ke Negaranya. “Sebuah ilmu yang aplikatif, sehingga diharapkan ketiga materi ini dapat diaplikasikan oleh peserta yang hadir baik dari media digital untuk gerakan 3R, menjual sampah dengan gaya milenial di dalam jaringan online, serta teknik komposter gaya baru yang diharapkan bisa diolah juga oleh siswa ke depannya. Mari jaga bumi ta’, mari jaga demi kehidupan jangka panjang kita. Salam Sehat Luar Biasa”, imbuh kak zHu di akhir acara.
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I Makassar hari ini, Senin 20 April 2026, melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA)…
REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…
This website uses cookies.