"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: BerandaInspiratif

Utang Sang Pemuda

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

reportasependidikan.com – Sebelum era keislaman, hidup seorang pemuda dari kalangan Bani Israil yang memiliki pribadi luhur. Ia sangat jujur dan tak pernah ingkar janji. Suatu hari si pemuda sangat membutuhkan uang untuk keperluannya. Ia pun meminjam sejumlah uang kepada seseorang yang ia kenal.

“Datangkan ke sini para saksi yang akan mempersaksikan,” ujar si peminjam uang.

“Cukuplah Allah sebagai saksi,” kata si pemuda.

“Kalau begitu, datangkan kepadaku seorang penjamin,” pinta si peminjam lagi.

“Cukuplah Allah sebagai penjamin,” kata si pemuda. Baginya menyebut asma Allah dalam ikatan perjanjian maka menjadikannya sangat kuat. Jika dilanggar, ia takut Allah murka.

“Kau benar,” katanya. Ia pun kemudian memberi pinjaman seribu dinar kepada sang pemuda. Pergilah si pemuda mengarungi samudera untuk memenuhi kebutuhannya dengan uang pinjaman tersebut. Saat jatuh masa tempo pengembalian, ia akan kembali ke pulau tersebut. Namun apa daya, tak ada layanan perahu menuju tempat si peminjam.

Ia telah berjanji mengganti uang seribu dinar tersebut pada hari itu juga. Maka ia pun berpikir, untuk memenuhi janjinya. Ia pun mengambil sepotong kayu, kemudian melubanginya. Uang seribu dinar itu kemudian ia masukkan pada lubang kayu tersebut.

Tak lupa sepucuk surat kepada sang piutang juga diikutsertakan pada lubang kayu tersebut.

Ia menutup lubang kemudian melarungnya ke laut seraya berdoa, “Ya Allah, sungguh Engkau tahu bahwa aku meminjam uang sebesar seribu dinar. Lalu peminjam memintaku seorang penjamin, namun kukatakan padanya, ‘Allah cukup sebagai penjamin’. Ia pun rida dengan-Mu. Ia juga meminta saksi kepadaku, aku pun mengatakan ‘Cukup Allah sebagai saksi’. Ia pun rida kepada-Mu. Sungguh aku telah berusaha keras untuk mendapatkan perahu untuk mengembalikan pinjaman, tapi aku tak mendapatinya. Aku tak mampu mengembalikan uang pinjaman ini, sungguh aku menitipkannya kepada-Mu,” ujar si pemuda bertawakal.

Meski telah memasrahkan uang dalam kayu tersebut, si pemuda terus berusaha mencari perahu.

Sementara di negeri seberang, si piutang menunggu di tepi laut. Cukup lama menunggu, ia pun bosan. Tiba-tiba ia melihat kayu yang hanyut. Bermaksud digunakan sebagai kayu bakar ia memungutnya dan membawanya pulang. Terkejut, saat membelah kayu tersebut, ia mendapati uang seribu dinar dan sepucuk surat. Membaca surat tersebut, ia pun tersenyum riang.

Keesokan harinya, si pemuda muncul dengan wajah penuh cemas dan rasa bersalah, sebari memberi uang seribu dinar. Peminjam hanya tersenyum dan menyampaikan bahwa sebongkah kayu tersebut telah Allah sampaikan kepadanya. Si pemuda itu tersenyum melihat kebesaran Allah.[]

Sumber: khazanahrepublika.com

Recent Posts

Siswa SDI Layang Tua I Gelar Market Day dan Pameran Daur Ulang

REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala Kota Makassar menggelar kegiatan Market Day dan Pameran…

1 jam ago

Siswa SDN Pongtiku II Masuk Top 4 Finalist Sulsel Dancow Indonesia Cerdas 2026

REPORRASE PENDIDIKAN -- Siswa UPT SPF SD Negeri Pongtiku II Makassar meraih Top 4 Finalist tingkat provinsi Sulawesi Selatan Dancow Indonesia…

1 hari ago

Siswa Kelas 6 SDI Kampus Ikip Ikuti Ujian Akhir Sekolah

REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Kampus Ikip kecamatan Rappocini kota Makassar menggelar ujian akhir sekolah, senin 4 mei 2026. Ujian…

1 hari ago

Wujudkan Sekolah Asri, SDI Mallengkeri I Lakukan Pemilahan Sampah dan Aktifkan Bank Sampah

REPORTASE PENDIDIKAN - Wujudkan Sekolah ASRI, Siswa UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 1 kecamatan Tamalate kota Makassar setiap hari melakukan pemilahan…

3 hari ago

Ujian Akhir Siswa Kelas VI SDI Cilallang Berjalan Lancar

REPORTASE PENDIDIKAN – Pelaksanaan ujian sekolah di UPT SPF SD Inpres Cilallang kecamatan Rappocini kota Makassar berjalan dengan tertib dan aman.…

4 hari ago

SDI Toddopuli I Bawa Anak Panti Asuhan Makan Bersama di KFC

REPORRASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Toddopuli I Makassar berkunjung ke Panti Asuhan Al-Kabiiru Makassar bersama siswa, guru-guru, orangtua siswa, dan…

5 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.