reportasependidikan.com – Persoalan bencana mendapat perhatian yang semakin besar setelah terbentuknya Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) dengan menunjuk dr. Udin Shaputra Malik sebagai Ketua Formatur.
dr. Udin terpilih setelah membawakan materi mengenai pelibatan komunitas dalam pengurangan dan penanggulangan resiko bencana yang terjadi khususnya di Makassar, bersama Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar yaitu Bapak A. Hendra Hakamuddin, S.STP., MM., yang berlangsung di hotel Aston pada beberapa pekan lalu.
Setelah inisiator United School Makassar (USM) Zhuchri Kasman berkomunikasi dengan bapak Ahmad Ismunandar, S.STP yang merupakan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Makassar mengenai rencana Sekolah Tanggap Bencana, ditentukanlah pada hari Senin, 14 November 2022 pada pukul 09.00 Wita untuk berdiskusi mengenai ide tersebut. Pada hari perjanjian untuk berdiskusi, agak tertunda dikarenakan BPBD perlu melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu.
Setelah 1 jam lewat beberapa menit menunggu, perwakilan Kepala Sekolah yang hadir pun langsung bertemu dengan Bapak Kalak BPBD Makassar di ruangannya.
Diskusi berlangsung bersama bapak Kalak BPBD mengenai ide itu berjalan cukup aktif, karena BPBD juga sedang menggiatkan kegiatan BPBD Mengajar. Yang mana kegiatan tersebut adalah untuk mengajarkan mengenai kesigapan dalam menghadapi bencana jika terjadi di sekolah maupun di rumah atau tempat siswa berada.
Pendidikan ini menjadi penting, karena sekolah di luar negeri telah menerapkan sejak usia SD bahkan ada yang sejak TK. Untuk itulah United School Makassar berkeinginan menggerakkan secara kolaboratis Dinas Pendidikan, BPBD dan Forum PRB Makassar agar bisa lebih intens dan efektif berlaku di sekolah.
Kepala Pelaksana BPBD, A. Hendra Hakamuddin, S.STP., MM., mengatakan, “BPBD dengan ajakan ini akan siap berkolaborasi dalam menggerakan semua sekolah jika bisa menjadi Sekolah Tangguh Bencana, jika pun tidak bisa dibuat percontohan yang mewakili untuk sekolah lainnya bisa tiru.”
Selaku inisiator United School Makassar (USM), Zhuchri Kasman menyampaikan, “Sekolah melalui Dinas Pendidikan akan menjadi gerbong utama menciptakan masa depan yang lebih siap dalam menghadapi bencana, karena anak didik adalah generasi yang mengisi masa yang akan datang.”
Hadir pada pertemuan tersebut, perwakilan dari mantan Kepala UPT SPF SDN Kalukuang II, Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar Timur, Kepala UPT SPF SDI Pannara, Kepala UPT SPF SDN Beroanging, Kepala UPT SPF SDI Mallengkeri Bertingkat, Kepala UPT SPF SDN Maradekaya I, Kepala UPT SPF SDN Unggulan Mongisidi I, dan Kepala UPT SPF SDN Gunung Sari Baru.
Kegiatan pembentukan Sekolah Tangguh Bencana ini direncanakan pada bulan Desember.
REPORTASE PENDIDIKAN -- UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar melaksanakan pemantauan dan evaluasi Gerakan (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah)…
REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa kelas 6 UPT SPF SD Negeri Tamamaung I Makassar mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3. Kegiatan…
REPORTASE PENDIDIKAN – Dalam rangka menuju sekolah Adiwiyata Mandiri, UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi Makassar mengadakan Penandatanganan MoU (Kesepakatan Bersama) Adiwiyata…
REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa kelas 6 UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi I Makassar mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3. Kegiatan…
REPORTASE PENDIDIKAN – Perpustakaan Ramah Anak UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II Makassar hari ini diresmikan, jumat (24/4/2026). Perpustakaan dengan…
REPORTASE PENDIDIKAN – Kementerian Kehutanan memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-43 dan Hari Bumi Sedunia 2026, dengan menggelar aksi penanaman bersama di…
This website uses cookies.