reportasependidikan.com – Kepergian almarhum Hado Husain, kepala SDN Sudirman IV tidak hanya meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarganya. Tapi juga turut dirasakan oleh semua warga Kompleks SDN Sudirman.
Berbagai komentar dan kenangan dilontarkan orang-orang terdekat almarhum saat menghadiri acara tahlilan yang digelar pagi tadi di halaman kompleks sekolah, jumat (3/2).
Muh. Ashar selaku guru agama SDN Sudirman IV terlihat masih sedih atas kepergian kepala sekolahnya. Dia menuturkan, beliau sosok kepala sekolah terbaik yang pernah ada di SDN Sudirman IV. Dan beliau pun telah banyak membawa perubahan serta prestasi di sekolah ini.
“Terbukti sekolah kami saat ini sudah meraih adiwiyata provinsi serta meraih sekitar seratus piala selama dua tahun bersama beliau,” ungkapnya.
Hal serupa pun dikatakan Dra. Hj. Sulastri, M.Pd selaku pengawas sekolah. Dia menilai sosok Hado sebagai seorang kepala sekolah bertipe pekerja tanpa pamrih yang berhasil mengangkat SDN Sudirman IV menjadi sekolah yang sarat dengan prestasi. Dan sebagai pengawas, Sulastri sangat bangga atas apa yang telah dicapai almarhum selama ini.
Di tempat yang sama, Hj. Andi Arjuni selaku kepala SDN Sudirman I mengakui, sebagai kepala sekolah, almarhum mempunyai kelebihan diantara 4 kepala sekolah yang ada di kompleks ini. Dia juga mempunyai sifat sipakatau yang baik terhadap orang.
Selain itu, dia orangnya tidak gengsi untuk melakukan hal diluar tugasnya sebagai kepala sekolah. Dan dia juga paling cepat datang ke sekolah padahal rumahnya berada di kabupaten Gowa.
Suadah, S.Pd, kepala SDN Sudirman II pun tak kalah merasa kehilangan. Menurutnya, pak Hado itu adalah sosok kepala sekolah yang tangguh dan sosok pekerja yang mau berbagi pengalaman.
“Sebagai sesama kepala sekolah, dia banyak memberi saya masukan serta motivasi untuk peningkatan sekolah,” ungkapnya.
Sementara itu, Mukhtar, S.Pd, Kepala SDN Sudirman III langsung menunjuk kebun hidroponiknya ketika ditanya tentang sosok almarhum. Mukhtar mengatakan, keberadaan kebun Hidroponik itu atas masukan pak Hado. Padahal sekolahnya sendiri belum membuat kebun hidroponik. Itu menunjukkan, dia tidak pernah menganggap persaingan sesama kepala sekolah yang ada di kompleks ini. Bahkan dia selalu mendorong sesama kepala sekolah untuk terus berbuat dan berkreasi.
Rasa kehilangan pun ditunjukkan oleh para orangtua siswa SDN Sudirman IV. Diwakili oleh Syarifah, mereka melihat pak Hado sebagai sosok kepala sekolah yang cerdas, aktif dan kreatif. Selain itu, sebagai orangtua siswa, mereka banyak melihat hal yang berubah setelah beliau memimpin sekolah ini.
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I Makassar hari ini, Senin 20 April 2026, melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA)…
REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…
This website uses cookies.