reportasependidikan.com – Kematian seorang guru di Sampang Madura yang dibunuh siswanya memberi kita pelajaran berharga khususnya dalam dunia pendidikan. Kejadian itu menunjukkan betapa seorang murid tidak lagi menghormati guru yang menjadi pengganti orangtuanya di sekolah.
Untuk itu, SDN Bung kecamatan Tamalanrea sejak dini membiasakan dan mengajarkan siswanya untuk tunduk dan patuh pada guru yang mendidiknya.
Seperti yang terlihat saat upacara bendera yang dilaksanakan di halaman SDN Bung, usai upacara, siswa berbaris antri memberi salam kepada semua guru.
Agustina Katindo, S.Pd selaku kepala sekolah mengatakan, kami selalu menanamkan budaya antri dan budaya salam kepada siswa. Kami berharap, kedua budaya ini dapat menjadi dasar bagi siswa untuk selalu dapat menghargai dan menghormati gurunya.
Selain itu, budaya antri dan salam ini diharapkan juga bisa menjadi penguat hubungan antara siswa dan gurunya.
MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…
REPORTASE PENDIDIKAN - Toilet sekolah merupakan salah satu sarana yang sangat penting dan vital di sekolah. idealnya, jumlah toilet yang tersedia…
REPORTASE PENDIDIKAN - Tahun ajaran baru 2026/2027 baru saja dimulai. Para siswa kembali ke sekolah dan memulai kembali pembelajarannya di dalam…
REPORTASE PENDIDIKAN - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 juga digelar selama 5 hari di UPT SPF SD…
REPORTASE PENDIDIKAN - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 juga digelar di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I…
REPORTASE PENDIDIKAN - Mengawali tahun ajaran baru 2026/2027, UPT SPF SD Inpres Bangkala III kecamatan Manggala kota Makassar menggelar Masa Pengenalan…
This website uses cookies.