reportasependidikan.com – Kematian seorang guru di Sampang Madura yang dibunuh siswanya memberi kita pelajaran berharga khususnya dalam dunia pendidikan. Kejadian itu menunjukkan betapa seorang murid tidak lagi menghormati guru yang menjadi pengganti orangtuanya di sekolah.
Untuk itu, SDN Bung kecamatan Tamalanrea sejak dini membiasakan dan mengajarkan siswanya untuk tunduk dan patuh pada guru yang mendidiknya.
Seperti yang terlihat saat upacara bendera yang dilaksanakan di halaman SDN Bung, usai upacara, siswa berbaris antri memberi salam kepada semua guru.
Agustina Katindo, S.Pd selaku kepala sekolah mengatakan, kami selalu menanamkan budaya antri dan budaya salam kepada siswa. Kami berharap, kedua budaya ini dapat menjadi dasar bagi siswa untuk selalu dapat menghargai dan menghormati gurunya.
Selain itu, budaya antri dan salam ini diharapkan juga bisa menjadi penguat hubungan antara siswa dan gurunya.
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I Makassar hari ini, Senin 20 April 2026, melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA)…
REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…
This website uses cookies.