reportasependidikan.com – Penutupan pesantren kilat yang digelar selama 3 hari oleh SD Inpres Sambung Jawa kecamatan Mamajang, kota Makassar diwarnai pemberian sedekah kepada 10 siswa yang termasuk anak yang kurang mampu, kamis (31/5).
Penyerahan sedekah ini diserahkan langsung oleh kepala sekolah, Fatmawati Naim, S.Pd disaksikan oleh siswa dan guru.
Sebelum penyerahan, kepada reportasependidikan.com, Fatmawati mengatakan, sedekah ini sebenarnya berasal dari semua siswa yang mengikuti pesantren kilat.
“Para siswa membawa 2 bungkus mie instan dan sebutir telur. Atas kesepakatan guru, semua mie instan dan telur tersebut dibeli oleh guru yang kemudian uangnya dibagikan kepada siswa yang dianggap layak untuk mendapatkan sedekah,” terangnya.
Kami berharap, sedekah ini dapat berbuah pahala bagi siswa dan guru yang menyumbang, dan berguna bagi siswa yang mendapatkannya.
Selain sedekah, pihak sekolah juga memberi bingkisan kepada 6 orang siswa yang mempunyai nilai bagus saat mengikuti pesantren kilat.
REPORTASE PENDIDIKAN — Faber-Castell menggelar lomba mewarnai di UPT SPF SD Inpres Kampus IKIP kecamatan Rappocini kota Makassar. Kegiatan yang dilaksanakan…
REPORTASE PENDIDIKAN - Forum Sekolah Adiwiyata kota Makassar menggelar Coaching pengisian softfile dan aplikasi SIDIA bagi calon sekolah Adiwiyata Nasional dan…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Cilallang kecamatan Rappocini kota Makassar menggelar acara pentas seni dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas…
REPORTASE PENDIDIKAN – Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan lingkungan sekolah, UPT SPF SD Inpres Tamalanrea 2 menggelar kegiatan Sosialisasi Inovasi STANDU…
REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa UPT SPF SD Inpres Layang Tua II kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar kampanye penghematan air dan energi serta…
REPORTASE PENDIDIKAN - Penarikan Mahasiswa PPL Universitas Bosowa Makassar setelah kurang lebih dua bulan menjalani praktek mengajar dan tugas keprofesian lainnya…
This website uses cookies.