reportasependidikan.com – Menurut undang-undang Republik Indonesia nomor 20 Tahun 2003 tentang sitem pendidikan nasional, pendidikan adalah sadar dan terencana dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses. Pembelajaran aagar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Menurut (Hariwung: 1989) supervisi pendidikan adalah usaha untuk mendorong, mengkoordinasikan dan menuntun pertumbuhan guru-guru secara individual maupun secara berkelompok, di dalam pengertian yang lebih berkesinambungan baik dan tindakan yang lebih efektif dalam sekalan fungsi pengajaran sedemikian sehingga mereka dapat lebih mampu untuk mendorong dan menuntun pertumbuhan tiap siswa secara berkesinambungan pula menuju partisipasi yang paling cerdas dan kaya di dalam kehidupan masyarakat modern.
Menurut (Sahertian dan Mahateru: 2000) tujuan supervisi adalah mengembangkan situasi belajar-mengajar yang lebih baik. Usaha kearah perbaikan belajar-mengajar di tujukan kepada pencapaian tujuan akir dari pendidiakn yaitu, pembentukan pribadi anak secara maksimal.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka SD Inpres Nipa-Nipa melaksanakan Supervisi Administrasi tahun pelajaran 2018/2019 semester I yang sebelumnya dilaksanakan oleh Kepala Sekolah Ibu ST. Muawiah, S. Pd terhadap guru-guru SD Inpres Nipa-Nipa. Dan dilanjutkan supervisi administrasi oleh Pengawas TK/SD Wilayah Gugus I Kec. Manggala Drs. Muh. Bahar P, yang dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut yakni hari Jum’at dan hari Sabtu, 02 s/d 03 November 2018.
Pada refleksi setelah dilaksanakan supervisi administrasi, pengawas bapak Drs. Muh. Bahar P, banyak menyampaikan saran dan masukan terkait dengan administrasi. Apalagi SD Inpres Nipa-Nipa sudah menerapkan Kurikulum 2013 kelas 1, kelas 2, kelas 4 dan kelas 5. Pada arahannya, beliau mengatakan bahwa refleksi kali ini bertujuan untuk saling diskusi tukar pendapat sejauh mana pemahaman guru-guru mengenai administrasi K13.
Beliau juga pada akhir refleksi menyampaikan permohonan maaf kepada segenap guru SD Inpres Nipa-Nipa yang mana pelaksanaan supervisi kali ini merupakan yang terakhir karna beliau akan pensiun pada bulan Desember 2018.
Selain menyampaikan permohonan maaf, belaiu juga menyampaikan pamit terhadap kepala sekolah dan guru-guru.
(Muh. Yamin)
REPORTASE PENDIDIKAN - Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan (Kemenham Sulsel) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi penyaluran Program Makan Bergizi Gratis…
REPORTASE PENDIDIKAN - 20 Siswa UPT PSF SD Negeri Bawakaraeng I Makassar berkunjung ke museum kota Makassar, senin 11 mei 2026. Tiba…
REPORTASE PENDIDIKAN -- Siswa UPT SPF SDN Kalukuang I Kecamatan Tallo Kota Makassar berhasil meraih Juara Umum 1 Olimpiade Olahraga Siswa Nasional…
REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa UPT SPF SD Inpres Rappojawa kecamatan Tallo kota Makassar berhasil meraih juara 1 lomba mendongeng pada Festival…
REPORTASE PENDIDIKAN -- UPT SPF SDN Tidung kecamatan Rappocini kota Makassar melaksanakan Ujian Sekolah berbasis IT dengan penggunaan aplikasi Google form…
REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala Kota Makassar menggelar kegiatan Market Day dan Pameran…
This website uses cookies.