reportasependidikan.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilaksanakan secara online sangat efektif bagi sekolah-sekolah yang mempunyai banyak peminat. Karena dengan sistem online, pihak sekolah tinggal menginput masuk data calon peserta didik yang kemudian sistem yang akan mengatur dan menentukan ranking pendaftar.
Hal ini dirasakan oleh Faridah, S.Pd selaku kepala SD Inpres Jongaya kecamatan Tamalate kota Makassar.
Menurutnya, dengan sistem online ini para pendaftar akan terengking sendiri sampai batas jumlah siswa yang diterima. Dan dengan cara ini pula, para orangtua calon siswa yang tidak diterima akan mudah diberi pengertian karena bukan sekolah yang menolak, tetapi sistem yang di dalamnya ada regulasi penerimaan yang sudah diatur oleh Dinas Pendidikan kota Makassar.
“Jadi, sistem online ini memudahkan kami memberi penjelasan kepada masyarakat yang anaknya tidak diterima di sekolah ini,” ungkap Faridah kepada reportasependidikan.com, senin (16/7).
Untuk tahun ini, SD Inpres Jongaya menerima peserta didik sebanyak 64 siswa yang dibagi menjadi 2 rombongan belajar (rombel).
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Pampang II kecamatan Panakkukang kota Makassar terus memperkuat langkah menuju Sekolah Adiwiyata Nasional 2026.…
REPORTASE PENDIDIKAN - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jalur Non Domisili di UPT SPF SMP Negeri 25 Makassar menuai…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Unggulan Toddopuli kecamatan Panakkukang kota Makassar menggelar acara ramah tamah siswa/siswi kelas VI, selasa…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Negeri Balang Baru kecamatan Tamalate kota Makassar menggelar pengumuman dan pelepasan siswa kelas 6. Kegiatan…
REPORTASE PENDIDIKAN — Faber-Castell menggelar lomba mewarnai di UPT SPF SD Inpres Kampus IKIP kecamatan Rappocini kota Makassar. Kegiatan yang dilaksanakan…
REPORTASE PENDIDIKAN - Forum Sekolah Adiwiyata kota Makassar menggelar Coaching pengisian softfile dan aplikasi SIDIA bagi calon sekolah Adiwiyata Nasional dan…
This website uses cookies.