reportasependidikan.com – Setelah dua tahun mengadakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online, akhirnya pada tahun ini SD Inpres Jongaya kecamatan Tamalate memutuskan untuk melakukan PPDB secara offline. Hal ini diungkapkan oleh Faridah, S.Pd selaku kepala sekolah di ruang kantornya, selasa (18/6).
Menurutnya, selama pelaksanaan PPDB secara online, target calon peserta didik kami tidak terpenuhi. Mungkin masyarakat sekitar masih kurang paham dengan sistem online sehingga mereka enggan mendaftarkannya anaknya di sekolah ini.
Selain itu, hal yang juga membuat kami memilih sistem offline pada tahun ini karena aturan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sudah tidak membolehkan membiayai pembayaran PPDB sistem online.
Oleh karena itu kami pun memilih melakukan PPDB secara offline yang menurut kami lebih efisien dan efektif.
Faridah menambahkan, untuk tahun ajaran baru 2019/2020 SDI Jongaya akan menerima calon peserta didik baru sebanyak 2 rombongan belajar (rombel), sama dengan tahun-tahun sebelumnya.
REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I kecamatan Manggala kota Makassar yang saat ini menuju Adiwiyata Nasional melakukan…
This website uses cookies.