"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Ragam

SDI Cilallang Ajak Masyarakat Luar Sekolah untuk Olah Sampah Jadi Donasi Pendidikan

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

REPORTASE PENDIDIKAN — Salah satu program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2025-2030, Bapak Munafri Arifuddin & Ibu Aliyah Mustika Ilham yaitu Seragam Sekolah Gratis bagi siswa kelas 1 SD & 7 SMP.

Ekstrakurikuler Dokter Kecil kemudian menggagas program Seragam Sekolah Gratis bagi siswa kelas 2-6 SD dan 8-9 SMP yang kurang mampu dengan menggunakan sampah sebagai sumber donasi.

Kerja sama akan diajukan kepada Dinas Pendidikan Kota Makassar sebagai pucuk pimpinan dari institusi pendidikan PAUD, SD dan SMP di Kota Makassar. Apalagi sekolah merupakan kesempatan besar dalam membentuk kebiasaan dan karakter siswa.

Masalah persampahan di kota besar masih menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pejabat daerah. Maka, sebagai Masyarakat pun wajib turut membantu program pengolahan sampah yang dimulai dari lingkungan kita masing-masing, semisal dari rumah, sekolah atau lingkungan terdekat kita. Sehingga, Zhuchri Kasman selaku konseptor, kemudian membuat ide untuk mengolah sampah di sekolah yang berasal dari rumah siswa maupun mengajak masyarakat mengolah sampahnya di sekolah.

“Kami berpikir untuk memulai pembiasaan, maka sekolah menjadi salah satu instrument institusi yang akan mudah menggerakkan dari “tidak tahu” maupun “cuek” menjadi peduli dan jadi tahu hingga menjadi kebiasaan baru tiap yang terlibat,” ujar kak Zhu.

UPT SPF SDI Cilallang menjadi sekolah pertama yang menjadi mitra program ini dalam mengajak masyarakat mengolah sampah dari rumah di sekolah ini.

Dra. Hj. Hasniah selaku kepala sekolah mengatakan, “Kami dari pihak sekolah merasa perlu untuk terlibat demi membantu kota ini lebih peduli terhadap persoalan sampah. Tidak ada kata terlambat untuk masyarakat Kota Makassar bergerak demi membantu Kota Makassar menjadi kota bersih dan minim sampah”.

Harapan besar dari CEO Ekskul Dokter Kecil agar semakin banyak mitra yang berasal dari sekolah-sekolah sehingga multi efek dari sampah yang diolah, bisa menyelamatkan kota, bisa menjadi donasi dan bisa membentuk perlahan kebiasaan peduli lingkungan terbentuk untuk beberapa tahun ke depan saat siswa menjadi bagian masyarakat Makassar.

Recent Posts

PGRI Ranting Bawakaraeng Gelar Musyawarah, Pengurus Terpilih Periode 2026-2029 Siap Amanah dan Perjuangkan Hak Guru

MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…

2 hari ago

SDN Rappokalling 67/1 Kekurangan Toilet, Butuh Perhatian Pemerintah

REPORTASE PENDIDIKAN - Toilet sekolah merupakan salah satu sarana yang sangat penting dan vital di sekolah. idealnya, jumlah toilet yang tersedia…

2 hari ago

Siswa SDN Tamamaung I Belajar Daring Selama Revitalisasi Sekolah

REPORTASE PENDIDIKAN - Tahun ajaran baru 2026/2027 baru saja dimulai. Para siswa kembali ke sekolah dan memulai kembali pembelajarannya di dalam…

3 hari ago

SDI Rappokalling I Gelar MPLS Ramah Selama 5 Hari

REPORTASE PENDIDIKAN - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 juga digelar selama 5 hari di UPT SPF SD…

6 hari ago

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SDI Mallengkeri I

REPORTASE PENDIDIKAN - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 juga digelar di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I…

1 minggu ago

SDI Bangkala III Awali Tahun Ajaran Baru 2026/2027 dengan Menggelar MPLS Ramah

REPORTASE PENDIDIKAN - Mengawali tahun ajaran baru 2026/2027, UPT SPF SD Inpres Bangkala III kecamatan Manggala kota Makassar menggelar Masa Pengenalan…

1 minggu ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.