"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: RagamSD

Perhatian Khusus SDN Ung. Mongisidi I Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Anak berkebutuhan khusus dan GPK SDN Unggulan Mongisidi I

reportasependidikan.com – Setiap anak di Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Dan setiap sekolah berkewajiban menerima anak yang telah memasuki usia sekolah, termasuk siswa inklusi atau anak berkebutuhan khusus (ABK).

Untuk tahun ajaran baru 2019/2020 ini, SD Negeri Unggulan Mongisidi I kecamatan Makassar menerima siswa berkebutuhan khusus sebanyak 3 orang. Jadi hingga saat ini, SDN Unggulan Mongisidi I telah memiliki 11 siswa ABK dari berbagai tingkatan kelas yang dididik oleh 8 guru pendidikan khusus (GPK).

Di ruang kantornya, Dra. Hj. Ajawati selaku kepala sekolah, senin (28/7) mengatakan, tak ada alasan bagi kami untuk menolak siswa ABK. Mereka punya hak yang sama dengan anak lainnya untuk mendapatkan pendidikan.

Untuk itu, Ajawati merasa heran jika ada sekolah yang menolak siswa ABK dengan dalih tak mempunyai guru pendidikan khusus. Padahal, pihak sekolah bisa saja melakukan komunikasi dengan orangtua siswa ABK untuk menghadirkan guru pendidikan khusus bagi anak tersebut.

Selain itu, Ajawati juga mengungkapkan, dinas pendidikan kota Makassar sebenarnya telah melakukan pelatihan inklusi kepada guru-guru di kota Makassar untuk bisa mendidik anak-anak yang berkebutuhan khusus.

Namun Ajawati sedikit menyesalkan, karena dinas pendidikan kota Makassar sepertinya kurang melihat mana sekolah yang telah melaksanakan pendidikan inklusi dan pantas diundang untuk diberikan pelatihan.

Seperti contoh sekolahnya, yang telah melaksanakan pendidikan inklusi namun gurunya tidak pernah diundang untuk mengikuti pelatihan.

Ajawati menyarankan kepada dinas pendidikan untuk rajin monev ke sekolah-sekolah pelaksana pendidikan inklusi supaya bisa mendapatkan data jumlah siswa ABK yang akurat.

Seorang siswa ABK mendapatkan bimbingan dari gurunya

Diketahui, saat ini SDN Unggulan Mongisidi I telah mempunyai ruang khusus bagi siswanya yang berkebutuhan khusus. Ruang khusus ini dibangun atas swadaya orangtua siswa.

Ajawati menjelaskan, anak berkebutuhan khusus tetap mengikuti pelajaran formal bersama siswa lainnya di dalam kelas.

Sementara ruang khusus bertujuan sebagai ruang bagi siswa ABK untuk mendapatkan pembelajaran tambahan serta sebagai ruang bagi siswa ABK menunggu orangtua mereka datang menjemput.

Selain itu, ruang khusus inipun berfungsi bagi siswa ABK yang terkadang mengalami boring saat mengikuti pelajaran formal di dalam kelas.

Recent Posts

Wali Kota Makassar Beri Ucapan Selamat Atas Promosi Doktor Ilyanti Hasirah Nurgas

REPORTASE PENDIDIKAN - Rasa bahagia dirasakan Ilyanti Hasirah Nurgas, S.Pd, M.Pd saat promosi Doktornya di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar,…

2 hari ago

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di SDI Jongaya

REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Jongaya kecamatan Tamalate kota Makassar mengadakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pukul 07.00 WITA…

4 hari ago

Tim Futsal SDI Tamalanrea II Raih Juara 1 Futsal O2SN Kecamatan Tamalanrea

REPORTASE PENDIDIKAN - Tim futsal UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II Makassar berhasil meraih juara I pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional…

4 hari ago

Upacara Hari Lahir Pancasila di SDI Batua I

REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Batua I kecamatan Manggala kota Makassar mengadakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pukul 07.00…

4 hari ago

SDI Unggulan BTN Pemda Gelar Pelepasan Siswa secara Sederhana

REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Makassar menggelar pengumuman dan pelepasan siswa kelas 6 yang dilaksanakan di…

4 hari ago

Siswa SDN Rappokalling 67/I Raih Nilai 100 TKA Mapel Bahasa Indonesia

REPORTASE PENDIDIKAN - Kabar membanggakan datang dari UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/I kecamatan Tallo kota Makassar . Salah satu peserta…

5 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.