"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: BerandaRagam

Pengabdian Terakhir Tuan Guru Ismunandar

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Saat Ismunandar menyempatkan mengajar di SD Inpres Maccini Baru

reportasependidikan.com – Berangkat dari seorang guru, diakhiri menjadi guru pula. Ungkapan ini disematkan kepada kepala Dinas Pendidikan kota Makassar, Drs. H. Ismunandar, MM yang pada tanggal 1 maret 2018 akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala Dinas Pendidikan kota Makassar.

Mengisi hari-hari terakhirnya sebagai Kadis pendidikan, Ismunandar berkunjung ke beberapa sekolah. Seperti hari ini, (selasa, 27/2) Ismunandar yang kerap dipanggil Tuan Guru ini melakukan kunjungan ke SD Inpres Maccini Baru dan SMP Negeri 27 Makassar.

Dihadapan siswa, Tuan Guru mengajar layaknya sebagai seorang guru. Dia berinteraksi dengan baik sembari memberi motivasi kepada siswa yang begitu antusias yang menyambut kedatangannya.

Inilah mungkin pengabdian terakhirnya menjadi guru dan kepala dinas pendidikan kota Makassar.

Bersama Siswa SMP Negeri 27 Makassar

Sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Ismunandar banyak memberi kontribusi terhadap perkembangan dunia pendidikan kota Makassar.

Diantaranya, membuat gebrakan dengan memprakarsai ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk tingkat SMP se-kota Makassar. Dan UNBK ini, bukan hanya diikuti oleh siswa di kota saja, tapi siswa yang berada di pulau pun diikutkan dalam UNBK ini.

Selain itu, di masa jabatannya, Ismunandar juga berhasil mengangkat ribuan guru honor kota Makassar menjadi guru kontrak dengan mendapatkan tunjangan dan SK dari Walikota Makassar.

Awal karirnya, Ismunandar adalah guru yang kemudian menjadi kepala sekolah di SMK Negeri 3 Makassar yang dulu bernama STM Negeri 2 Makassar.

Sempat lama menjadi Sekertaris Dinas Pendidikan kota Makassar, kemudian ditarik menjadi tim ahli Walikota. Tak lama berselang, pada bulan maret 2016 Ismunandar ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Kadis pendidikan yang kemudian pada bulan desember 2016, menjadi definitif hingga tiba pada masa pensiunnya pada 1 maret 2018.

Kepada reportasependidikan.com, Ismunandar berharap penggantinya juga berasal dari dunia pendidikan, agar dapat lebih paham dalam meningkatkan pendidikan kota Makassar menjadi lebih baik.

 

Recent Posts

PGRI Ranting Bawakaraeng Gelar Musyawarah, Pengurus Terpilih Periode 2026-2029 Siap Amanah dan Perjuangkan Hak Guru

MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…

2 hari ago

SDN Rappokalling 67/1 Kekurangan Toilet, Butuh Perhatian Pemerintah

REPORTASE PENDIDIKAN - Toilet sekolah merupakan salah satu sarana yang sangat penting dan vital di sekolah. idealnya, jumlah toilet yang tersedia…

2 hari ago

Siswa SDN Tamamaung I Belajar Daring Selama Revitalisasi Sekolah

REPORTASE PENDIDIKAN - Tahun ajaran baru 2026/2027 baru saja dimulai. Para siswa kembali ke sekolah dan memulai kembali pembelajarannya di dalam…

3 hari ago

SDI Rappokalling I Gelar MPLS Ramah Selama 5 Hari

REPORTASE PENDIDIKAN - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 juga digelar selama 5 hari di UPT SPF SD…

6 hari ago

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SDI Mallengkeri I

REPORTASE PENDIDIKAN - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 juga digelar di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I…

1 minggu ago

SDI Bangkala III Awali Tahun Ajaran Baru 2026/2027 dengan Menggelar MPLS Ramah

REPORTASE PENDIDIKAN - Mengawali tahun ajaran baru 2026/2027, UPT SPF SD Inpres Bangkala III kecamatan Manggala kota Makassar menggelar Masa Pengenalan…

1 minggu ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.