"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Adiwiyata

Mahasiswa Unhas Terapkan Sekolah Hijau di SDI Borong Jambu I

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

REPORTASE PENDIDIKAN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas)  berkunjung ke UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa I kecamatan Manggala kota Makassar, sabtu, 31 januari 2026.

Mereka datang bukan sekadar mengisi jam pelajaran, melainkan dalam rangka mewujudkan sekolah hijau.

Pada kesempatan ini juga dilakukan pelantikan Duta Adiwiyata dari kelas 1 hingga kelas 6.

Kegiatan ini dirancang untuk membangun pemahaman, kesadaran, dan kebiasaan peduli lingkungan pada anak-anak sejak usia dini.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar kebiasaan, tapi tanggung jawab. Karena itu pendekatannya dibuat sederhana, komunikatif, dan sesuai usia mereka,” kata salah seorang mahasiswa.

Dalam sosialisasi, mahasiswa memperkenalkan pengertian lingkungan sebagai tempat hidup yang meliputi udara, air, dan tanah.

Anak-anak diajak memahami bahwa lingkungan ada di sekitar aktivitas sehari-hari dan harus dijaga agar tetap bersih, sehat, dan aman.

Mahasiswa juga menjelaskan alasan lingkungan perlu dijaga, antara lain untuk mencegah penyakit, menciptakan kenyamanan, serta mendukung kualitas hidup yang lebih baik.

Selain itu, anak-anak diperkenalkan pada makna aturan sebagai pedoman bersama demi terciptanya ketertiban.

Menjaga lingkungan, kata mahasiswa, merupakan bagian dari aturan yang harus ditaati sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan ini ditujukan sebagai upaya edukatif untuk menanamkan kesadaran hukum lingkungan sejak usia dini, membentuk sikap peduli dan bertanggung jawab, serta mendorong anak-anak mempraktikkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Unhas berharap dapat membentuk karakter anak yang peduli lingkungan dan taat terhadap aturan sejak dini.

Diharapkan, kebiasaan positif tersebut terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Recent Posts

Kepala SDN Rappocini Prakarsai Pengelohan Sampah Daur ulang di Perum Graha Indah Famili dan Perum Castell Premium waduk Pampang

REPORTASE PENDIDIKAN - Juli Astutik, S.Pd, M.Pd selaku kepala UPT SPF SD Negeri Rappocini Makassar memprakarsai Pembuatan tempat sampah botol dan gelas…

10 jam ago

Tingkatkan Minat Baca Siswa, UPT SPF SDN Daya II Makassar Luncurkan Inovasi “RUBAH”

REPORTASE PENDIDIKAN - Dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, UPT SPF SD Negeri Daya II kecamaran Biringkanaya kota Makassar melakukan peluncuran program…

1 hari ago

PGRI Ranting Bawakaraeng Gelar Musyawarah, Pengurus Terpilih Periode 2026-2029 Siap Amanah dan Perjuangkan Hak Guru

MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…

4 hari ago

SDN Rappokalling 67/1 Kekurangan Toilet, Butuh Perhatian Pemerintah

REPORTASE PENDIDIKAN - Toilet sekolah merupakan salah satu sarana yang sangat penting dan vital di sekolah. idealnya, jumlah toilet yang tersedia…

4 hari ago

Siswa SDN Tamamaung I Belajar Daring Selama Revitalisasi Sekolah

REPORTASE PENDIDIKAN - Tahun ajaran baru 2026/2027 baru saja dimulai. Para siswa kembali ke sekolah dan memulai kembali pembelajarannya di dalam…

5 hari ago

SDI Rappokalling I Gelar MPLS Ramah Selama 5 Hari

REPORTASE PENDIDIKAN - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 juga digelar selama 5 hari di UPT SPF SD…

1 minggu ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.