reportasependidikan.com – Angga dan Anggi adalah dua bersaudara yang tidak memiliki Akta Kelahiran selama bersekolah di sekolah lamanya.
Dengan situasi ekonomi keluarga yang cukup sulit sehingga menyebabkan selama 1 tahun di masa pandemi, Angga dan Anggi tidak bisa ke sekolah lamanya.
Namun, masalah tetap ada kendala sebagai siswa dikarenakan tidak memiliki Akta Kelahiran yang menjadi dasar untuk terdaftarnya seorang anak menjadi siswa di sekolah selain NIK anak tersebut yang terdapat pada Kartu Keluarga.
Mekanisme yang lain adalah diambilnya nilai raport pada siswa bersaudara ini untuk dilanjutkan oleh SD Inpres Rappokalling II dalam proses pembelajaran hingga mereka tamat sesuai waktunya.
Setelah 2 pekan melakukan adaptasi belajar setelah setahun lebih tidak masuk di kelas dan proses pembelajaran dari sekolah sebelumnya. Akhirnya Anggi dan Angga dinyatakan sah terdaftar sebagai siswa sehingga memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Di awal masuk kembalinya Angga dan Anggi untuk masuk ke SDI Rappokalling II, hingga perangkat Kelurahan yaitu Ibu Lurah Rappokalling dan staf turut serta mengantar bersama staf Kecamatan.
Turut Ketua Rumah Zakat Sulawesi Selatan mendampingi orangtua dua bersaudara ini datang dua pekan lalu.
Tepat pada 26 September, data administrasi yang diperlukan untuk membuat Akta Kelahiran mereka diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Dukcapil).
Dengan kerja tim, dalam sehari Zhuchri Kasman yang mewakili tim Massikola (Makassar Siap Sekolah) bentukan dr. Udin Malik. Instruksi dr. Udin kepada tim adalah menemukenali masalah setiap anak dan langsung menyelesaikan per satu anak tanpa harus menunggu data ditunggu banyak kemudian diurus. Sehingga dengan kolaborasi yang baik antara Tim Massikola, Dinas Pendidikan Kota Makassar, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membantu 2 anak bersaudara ini bisa bersekolah dan semua kelengkapan untuk terdaftar menjadi siswa akhirnya terpenuhi.
Tim Massikola baru sempat mendaftarkan Angga dan Anggi dilakukan pada Senin, 3 Oktober 2022, sekalian menyerahkan Akta Kelahiran ke orangtua Anggi dan Angga kemudian dipakai untuk mendaftarkan anaknya sehingga dianggap telah sah sebagai siswa.
Respon dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar yang disambut oleh Kepala Sekolah menjadikan proses Anak Putus Sekolah (APS) ini pun terselesaikan.
Dan kontrol berjangka waktu akan dilakukan tim kepada pihak sekolah agar mencegah APS lainnya maupu Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk tidak kembali menjadi anak putus sekolah.
Ibu Shella selaku orangtua Angga dan Anggi mengatakan, “Terima kasih kepada Pemerintah, untuk dr. Udin yang membantu anak saya lewat Massikola bahkan ibu Lurah, ibu Kepala Sekolah dan Rumah Zakat sehingga anakku bisa sekolah kembali. Saya akan menjaga agar semangat sekolah mereka tetap ada.”
Kepala Sekolah SDI Rappokalling II, Hairiah, S.Pd., “Kami siap mendukung Walikota dengan Programnya. Ini juga tugas yang diberikan oleh Pak Kadis Pendidikan sehingga muatan sosial ini berdampak lebih baik karena kebijakan yang baik untuk warganya khususnya di persoalan pendidikan.”, pungkasnya.
Lembaran Akta Kelahiran pun dipegang oleh orangtuanya untuk keperluan data kependudukan. Dan sekolah menerima kopiannya untuk keperluan data siswa di sekolah.
REPORTASE PENDIDIKAN - Rasa bahagia dirasakan Ilyanti Hasirah Nurgas, S.Pd, M.Pd saat promosi Doktornya di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar,…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Jongaya kecamatan Tamalate kota Makassar mengadakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pukul 07.00 WITA…
REPORTASE PENDIDIKAN - Tim futsal UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II Makassar berhasil meraih juara I pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Batua I kecamatan Manggala kota Makassar mengadakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pukul 07.00…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Makassar menggelar pengumuman dan pelepasan siswa kelas 6 yang dilaksanakan di…
REPORTASE PENDIDIKAN - Kabar membanggakan datang dari UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/I kecamatan Tallo kota Makassar . Salah satu peserta…
This website uses cookies.