"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Inspiratif

Kisah Seorang Dermawan Yang Dikira Pemulung

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>
int

reportasependidikan.com – Masyarakat sekitar merekomendasikan dua orang Arab Badui yang tidak disebut namanya ini untuk mendatangi rumah seorang shalih. Pasalnya, mereka hendak mencari donatur untuk membiayai mereka berjihad di jalan Allah Ta’ala.

Sampai di rumah yang dituju, keduanya pun menyampaikan tujuan kedatangannya. “Jangan terburu-buru pergi ya,” ujar sang shalih sampaikan pesan, “tunggu hingga aku pulang.”

Ia pun mengajak kedua pembantunya. Dua orang Arab Badui ini memperhatikan. Mengikuti. Sang tuan rumah selalu berhenti setiap melihat tempat sampah. Ia mengambil kain-kain yang bisa dimanfaatkan untuk mengikat perbekalan di atas kuda atau unta.

“Ambil ini, dan bersihkan.” perintahnya kepada kedua pembantunya. Dihinggapi pesimis, satu di antara dua orang Arab Badui yang melihat tingkah anehnya itu berkata, “Celakalah kita. Sepertinya, lelaki ini hanya seorang pemulung.”

Berupaya baik sangka, sahabatnya pun mengingatkan, “Jangan terburu-buru. Kita tunggu saja.”
Terus mengikuti, sang shalih pun sampai di sebuah pasar. Ia mendatangi pedagang unta. Ada dua unta unggulan yang terlihat besar dan gemuk. Ia pun melakukan transaksi. Dua unta unggulan itu pun terbeli di tangannya.

“Gunakan sobekan kain yang tadi kita kumpulkan untuk mengikat perlengkapan yang perlu diikat.” perintah sang majikan kepada dua pembantunya itu. “Lalu,” lanjutnya sampaikan instruksi, “letakkan makanan, gandum, dan minyak di atas unta.” Pungkasnya sampaikan keterangan kepada dua pembantunya, “Jangan lupa, berikan bekal terbaik kepada kedua tamu kita ini.”

Yang diperintah hanya diam taat. Sedangkan dua orang Arab Badui yang menjadi tamunya berdecak kagum. Sosok yang sempat berburuk sangka pun menarik ucapannya. Lantaran kedermawanannya ini, salah seorang Arab Badui yang menyaksikannya mengatakan, “Demi Allah, aku tidak pernah melihat pemulung kulit kering sebaik ini.”

Sosok shalih nan dermawan yang disangka pemulung ini adalah Hakim bin Hizam Radhiyallahu ‘anhu. Kisah ini diriwayatkan dari Abu Hazim sebagaimana dikutip oleh Dr. Nawwaf Takruri dalam Keajaiban Jihad Harta. []

Sumber: Kisah Hikmah

Recent Posts

‘Sitongka Cerdas’ Komunitas Orangtua Siswa Resmi Terbentuk di SDI Mallengkeri I

REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF  SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…

2 hari ago

SDI Perumnas IV Bersiap Menuju Adiwiyata Nasional

REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…

3 hari ago

Kepsek SDI Kampus IKIP Ikuti Bimtek Penyusunan Softfile dan Aplikasi SIDIA

REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…

3 hari ago

Bimtek Penyusunan Softfile dan Penggunaan Aplikasi SIDIA Diikuti Ratusan Kepsek di Makassar

REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…

3 hari ago

SDI Layang Tua I Gelar Bimtek Menuju Adiwiyata Nasional

REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…

4 hari ago

Menuju Adiwiyata Nasional, SDI Borong Jambu I Lakukan Pembinaan di SDI Tamangapa

REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I kecamatan Manggala kota Makassar yang saat ini menuju Adiwiyata Nasional melakukan…

7 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.