"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: History

Kisah Dibalik Sebuah Desa Bernama Makassar di Afrika

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Makam Syeikh Yusuf di desa Macassar, Cape Town, Afrika Selatan

reportasependidikan.com – Di Afrika ada sebuah kota bernama Cape Town. Kota itu sudah tersohor di dunia karena keindahannya. Namun, ada satu hal menarik disana yang mungkin tidak semua orang mengetahuinya. Selain Cape Town, ada juga sebuah desa yang namanya tidak asing di telinga orang Indonesia. Desa itu bernama Makassar. Mengapa dinamakan demikian?

Ternyata, pada tahun 1693 desa tersebut menjadi tempat pengasingan seorang ulama asal Indonesia. Dia adalah Syeikh Yusuf Tajul Khalwati, ulama sekaligus pejuang pembawa Islam ke Afrika Selatan. Dia dilahirkan di Gowa, Makassar pada tanggal 16 Juli 1626. Dia mendalami ilmu Hadis, Fiqih dan Tassawuf.

Syeikh Yusuf berguru kepada ulama-ulama besar di berbagai penjuru dunia. Mulai dari Aceh, Yaman, Madinah dan Syam. Di negeri yang terakhir disebutkan itulah dia mendapat gelar Tajul Khalwati. Setelah itu dia menetap di Banten menjadi guru, mufti, menantu sekaligus panglima perang Sultan Ageng Tirtayasa dalam usaha melawan Belanda. Hingga akhirnya ia tertangkap oleh Belanda dan dipenjarakan di Batavia.

Pad tahun 1684, Syeikh Yusuf kemudian dibuang ke Srilanka. Disana dia tetap mensyiarkan Islam dan memberikan fatwa-fatwa jihad kepada para calon jema’ah haji yang singgah disana. Kemudian, dikarenakan Belanda merasa khawatir akan sepak terjangnya, Syeikh Yusuf pun diasingkan ke tempat yang lebih jauh lagi, yaitu ke Tanjung Harapan di ujung Afrika Selatan.

Walaupun berada di tempat terpencil,  di daerah pengasingan itu, Syeikh Yusuf tetap berdakwah memperjuangkan Islam melalui ilmu tarekat. Dalam perjalanan dakwahnya ia berhasil menulis 20 kitab berbahasa Arab, salah satunya adalah kitab Safinat an-naja’. Lambat laun Islam pun menyebar dan mengakar di Afrika Selatan. Walhasil, 400 tahun kemudian, ketika rezim Apartheid runtuh, beberapa nama mentri muslim pun turut serta mengisi Kabinet di pemerintahan baru pimpinan Nelson Mandela.

Syeikh Yusuf meninggal pada tahun 1699. Dia dimakamkan diatas sebuah bukit di desa yang diberi nama Makassar tersebut. Makamnya kemudian menjadi tempat ziarah di Afrika Selatan. Siapapun yang akan menunaikan ibadah haji ke Mekkah, biasanya mereka berziarah terlebih dahulu ke makam Syeikh Yusuf tersebut. Tujuannya untuk menghormati dan berterima kasih atas jasa-jasanya dalam menyebarkan dakwah Islam di Afrika Selatan.[]

(inspiradata.com)

Recent Posts

SDN Bawakaraeng I Raih Runner-up Turnamen Sepak Bola Antar Pelajar DISPORA 2026

REPORTASE PENDIDIKAN - Tim sepak bola UPTD SPF SDN Bawakaraeng 1 sukses menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai runner-up dalam Turnamen…

2 hari ago

Melalui Upacara Bendera, SDI Pampang II Tanamkan Kedisiplinan

REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Pampang II kecamatan Panakkukang kota Makassae menggelar upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari…

2 hari ago

SDN Pongtiku II Tingkat Minat Baca Siswa Melalui Inovasi Pojok Literasi Siswa

REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Negeri Pongtiku II kecamatan Bontoala kota Makassar terus menumbuhkan minat baca di kalangan siswa melalui sebuah…

3 hari ago

Porseni Kemerdekaan SDI Panaikang II/1 Ditutup dengan Penyerahan Hadiah Lomba

reportasependidikan.com - Setelah digelar selama sepekan, akhirnya kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang diadakan di UPT SPF SD Inpres Panaikang…

4 hari ago

SDN KIP Bara-Baraya I Serahkan Bantuan untuk Korban Kabakaran di Tallo dan Bontoala

REPORTASE PENDIDIKAN - Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya I Makassar mengumpulkan dan menyalurkan bantuan untuk  korban kebakaran…

4 hari ago

SDI Batua I Tanamkan Cinta Lingkungan pada Siswa

REPORTASE PENDIDIKAN- Siswa-siswi UPT SPF SD Inpres Batua I kecamatan Manggala kota Makassar melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan setelah…

5 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.