reportasependidikan.com – Baso, S.Pd, kepala SD Inpres Tidung terpaksa harus turun tangan sendiri menjadi tukang bangunan untuk merehab dua kelasnya. Hal ini dilakukan karena dua kelas tersebut menjadi langganan banjir ketika musim penghujan tiba.
Kepada reportasependidikan.com, Milna, seorang guru SD Inpres Tidung mengungkapkan bahwa kepala sekolahnya terpaksa turun tangan menjadi tukang bangunan karena keterbatasan dana untuk merehab dua kelas tersebut.
“Kebetulan kepsek (kepala sekolah) kami punya kemampuan dalam hal pertukangan sehingga beliau mau turun mengerjakan kelas itu,” ungkapnya, senin (4/2).
Milna juga mengatakan, bukan kali ini saja kepseknya turun langsung menjadi tukang. Tapi sudah sering ketika ada sesuatu yang perlu dibenahi di sekolah ini.
Dia berharap, dua kelas tersebut tidak banjir lagi sehingga siswa-siswa dapat belajar dengan tenang tanpa kuatir banjir lagi ketika musim hujan tiba.
Makassar, 1 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Daerah Rampas Setia 08 Provinsi Sulawesi Selatan resmi dilantik…
REPORTASE PENDIDIKAN - Di bawah kepemimpinan Reni Astuty Latif, S.Pd., M.Pd, UPT SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji kecamatan Mamajang kota…
MAKASSAR - Kejuaraan Daerah INKANAS Piala Kapolda dan Series II Dansat Brimob Polda Sulawesi Selatan resmi digelar di JK Arenatorium…
REPORTASE PENDIDIKAN - Juli Astutik, S.Pd, M.Pd selaku kepala UPT SPF SD Negeri Rappocini Makassar memprakarsai Pembuatan tempat sampah botol dan gelas…
REPORTASE PENDIDIKAN - Dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, UPT SPF SD Negeri Daya II kecamaran Biringkanaya kota Makassar melakukan peluncuran program…
MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…
This website uses cookies.