reportasependidikan.com – Baso, S.Pd, kepala SD Inpres Tidung terpaksa harus turun tangan sendiri menjadi tukang bangunan untuk merehab dua kelasnya. Hal ini dilakukan karena dua kelas tersebut menjadi langganan banjir ketika musim penghujan tiba.
Kepada reportasependidikan.com, Milna, seorang guru SD Inpres Tidung mengungkapkan bahwa kepala sekolahnya terpaksa turun tangan menjadi tukang bangunan karena keterbatasan dana untuk merehab dua kelas tersebut.
“Kebetulan kepsek (kepala sekolah) kami punya kemampuan dalam hal pertukangan sehingga beliau mau turun mengerjakan kelas itu,” ungkapnya, senin (4/2).
Milna juga mengatakan, bukan kali ini saja kepseknya turun langsung menjadi tukang. Tapi sudah sering ketika ada sesuatu yang perlu dibenahi di sekolah ini.
Dia berharap, dua kelas tersebut tidak banjir lagi sehingga siswa-siswa dapat belajar dengan tenang tanpa kuatir banjir lagi ketika musim hujan tiba.
REPORTASE PENDIDIKAN -- UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar melaksanakan pemantauan dan evaluasi Gerakan (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah)…
REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa kelas 6 UPT SPF SD Negeri Tamamaung I Makassar mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3. Kegiatan…
REPORTASE PENDIDIKAN – Dalam rangka menuju sekolah Adiwiyata Mandiri, UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi Makassar mengadakan Penandatanganan MoU (Kesepakatan Bersama) Adiwiyata…
REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa kelas 6 UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi I Makassar mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3. Kegiatan…
REPORTASE PENDIDIKAN – Perpustakaan Ramah Anak UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II Makassar hari ini diresmikan, jumat (24/4/2026). Perpustakaan dengan…
REPORTASE PENDIDIKAN – Kementerian Kehutanan memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-43 dan Hari Bumi Sedunia 2026, dengan menggelar aksi penanaman bersama di…
This website uses cookies.