reportasependidikan.com – Data yang didapat dari tim Massikola pada Launching Aplikasi SIKOLAKI pada hari Selasa, 30 Agustus 2022.
Terdapat data sekitar 17.000-an anak yang putus sekolah.
Tim Massikola (Makassar Siap Sekolah) yang baru aktif secara kurun waktu kurang dari sebulan, sudah mendata di Kelurahan Maccini Gusung berkat bantuan Lurah dan Perangkat RT/RW yang juga semangat membantu.
Di saat bersamaan, salah seorang pencetus Massikola terus menggenjot pengembangan program bersama beberapa Kepala Sekolah kenalannya.
Salah satu yang menjadi hasil diskusi dengan para Kepala Sekolah adalah munculnya susunan pertanyaan dalam mendata Anak Putus Sekolah (APS) dan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang dipakai oleh para relawan dan Tim Perumus Massikola di Kelurahan Maccini Gusung, Kelurahan Lakkang hingga Kelurahan Karang Anyar.
Dan semua hasil pertanyaan yang disusun Kepala Sekolah dan Tim Massikola, langsung dikoordinasikan kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan (Kadis) Makassar, Muhyiddin, SE., MM.
Seiring berjalannya waktu, format semakin diperbarui oleh Pencetus Program dan founder Massikola, dr. Udin Shaputra Malik yang tetap dan selalu dikoordinasikan dengan Kadis Pendidikan. Sehingga salah satu tim Pencetus Massikola mengirimkan data ke grup Kepala Sekolah untuk bantuan mengisi data yang ada.
Kiriman pun muncul ke grup Kepala Sekolah Pengonsep Massikola tentang data ATS/APS yang diambil dari internal sekolah.
UPT SPF SDN Beroanging muncul sebagai pengirim data pertama. Kemudian data tersebut diteruskan oleh Tim Massikola kepada Kadis Pendidikan.
Seketika bapak Kadis menelepon ke tim Massikola dan menyatakan, “Tolong siswa yang terdata di nomor 3 langsung dikembalikan ke sekolah. Saya akan perintahkan ke Pak Hamka (Manager Dapodik Disdik) untuk menerima”
Gayung bersambut, hari Senin, 5 September 2022 siswa bernama Zee Zee Safeea Selvi Putri Abi langsung ditindaklanjuti oleh Kepala Sekolah SDN Beroanging, Fatimah, S.Pd., MM., dengan mendaftarkan siswa tersebut.
Tim Massikola kemudian ke SDN Beroanging untuk membantu perintah Kadis Pendidikan agar anak tersebut didaftarkan ke sekolah melalui Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang dikelola oleh Hamka, S.Kom.
“Minta operator daftar dan nanti tinggal ku terima itu dek”, kata pak Hamka.
Dan seketika Zee Zee tercatat sebagai siswa dan tak menjadi status Anak Tidak Sekolah.
Kepala UPT SPF SDN Beroanging, Fatimah, S.Pd., MM., mengatakan, “Kami akan berusaha sekuat tenaga mendidik dan menjaga anak masa depan kita tidak berhenti sekolah.”
Founder Massikola, dr. Udin Shaputra Malik pun berkomentar mengenai anak tidak sekolah yang akhirnya kembali bersekolah.
“Massikola akan terus mencoba berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Kecamatan, Kelurahan, RT-RW, hingga masyarakat untuk terlibat dalam menemukenali hingga mengentaskan permasalah yang ada”, ungkapnya.
Situasi Zee Zee yang hampir tidak bersekolah karena tidak didapatnya informasi tentang jadwal PPDB tahun ajaran baru dan alasan anak lainnya sehingga tidak maupun putus sekolah, akan dicarikan solusi bersamanya, demi masa depan bangsa dan jelas diri dan keluarga mereka kelak.
Ini pun menjadi program yang akan Dinas Pendidikan di bawah gerakan Kepala Dinas Pendidikan untuk menolkan angka anak dan putus sekolah di Makassar.
REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Mellengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar membentuk komunitas orang tua siswa dengan nama SITONGKA CERDAS. Komunitas…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Perumnas IV kecamatan Rapoocini kota Makassar bersiap menuju Adiwiyata Nasional tahun 2026. Persiapan menuju…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN - Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA dalam Forum Adiwiyata sekolah digelar di Aula SMK Telkom…
REPORTASE PENDIDIKAN-- UPT SPF SD Inpres Layang Tua I kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar bimbingan teknik (bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Borong Jambu I kecamatan Manggala kota Makassar yang saat ini menuju Adiwiyata Nasional melakukan…
This website uses cookies.