"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: AktivitySMP

Kadisdik Makassar Buka Diklat PKB Mapel SMP se-Kota Makassar

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Saat Plt kadis pendidikan kota Makassar memberikan sambutan

reportasependidikan.com – Pendidikan dan pelatihan (Diklat) pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Mata pelajaran tingkat SMP Se Kota Makassar resmi dibuka oleh Plt.Kadis Pendidikan Kota Makassar Dr. Hasbi, M.Pd. di Aula SMPN 8 Makassar (10/11/2018).

Hadir pada kegiatan ini antara lain Kabid.Manajemen GTK Dr. Pantja Nur Wahidin, M.Pd, Kasie GTK SMP Bahrum, S.Pd.MPd., Ketua MKKS/Kepsek SMPN 8 Ruslan, S.Pd.MM, Ketua Forum MGMP kota Makassar Arsyidin, S.Pd.M.Pd serta peserta sebanyak 300 orang.

Dalam sambutannya, Hasbi mengatakan bahwa kegiatan Diklat PKB ini akan berimplikasi pada peningkatan mutu pembelajaran maupun pendidikan. Sehingga ketika bicara PKB, bukan lagi bicara kewajiban tapi sudah merupakan kebutuhan seorang guru.

Profesi apapun selalu membutuhkan pengembangan keprofesian, karena
Kemajuan IPTEK selalu berubah dari waktu ke waktu. Kalau kita tidak mengembangkan diri akan ketinggalan oleh perubahan.

“PKB merupakan kebutuhan guru itu sendiri. Kalo ada guru yang tak mengupdate keilmuannya maka yakin akan ketinggalan,” kata Hasbi.

Sebagai contoh, lanjutnya, profesi dokter secara periodik mengikuti kegiatan pengembangan keprofesian dalam bentuk Symposium, seminar dan lain lain untuk memperoleh informasi temuan temuan terbaru dalam dunia kedokteran, tambah Hasbi

Oleh karena itu, Kegiatan PKB ini harusnya kita buru (cari) bukan “diburu buru” (diwajibkan). Kita harus mencari Diklat, seminar dan lain lain utk mengembangkan keprofesian kita sebagai guru.

Ukuran keberhasilan guru bukan karena dilihat dari kualifikasi pendidikannya atau guru tersebut juara olimpiade guru, tapi keberhasilan guru dapat dilihat sukses tidaknya anak didiknya.

Di akhir sambutan, Hasbi mengintruksikan Kepada Kepsek agar kegiatan pengembangan kompetensi guru harus mendapat perhatian khusus dalam pembiyaan dana BOS. Harus ada komitmen bersama kepsek dan guru untuk mealokasikan secara proporsional pembiayaan dana BOS terhadap pengembangan kompetensi guru disamping pembiayaan lainnya.

Recent Posts

Siswa SDI Layang Tua II Kampanye Penghematan Air, Energi dan Pengelolan Sampah

REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa UPT SPF SD Inpres Layang Tua II kecamatan Bontoala kota Makassar menggelar kampanye penghematan air dan energi serta…

1 hari ago

Penarikan Mahasiswa PPL Universitas Bosowa di SDN Mattoanging II

REPORTASE PENDIDIKAN - Penarikan Mahasiswa PPL Universitas Bosowa Makassar setelah kurang lebih dua bulan menjalani praktek mengajar dan tugas keprofesian lainnya…

1 hari ago

SDI Sambung Jawa III Laksanakan Sumatif Akhir Semester

REPORTASE PENDIDIKAN - Dalam rangka mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik selama satu semester, UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa III kecamatan…

2 hari ago

Siswa SDI Tello Baru I/1 Ikuti Sumatif Akhir Semester

REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Tello Baru I/1 kecamatan Panakkukang kota Makassar menggelar Sumatif Akhir Semester (SAS) Genap tahun…

3 hari ago

Siswa SDI Toddopuli I Ikuti Sumatif Akhir Semester

REPORTASE PENDIDIKAN - Dalam rangka mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik selama satu semester, sekolah telah melaksanakan Ujian Sumatif Akhir Semester (SAS)…

4 hari ago

Pelepasan Siswa Kelas 6 SDN Tamamaung I

REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Negeri Tamamaung I kecamatan Panakkukang kota Makassar menggelar pengumuman dan pelepasan siswa kelas 6 yang…

5 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.