reportasependidikan.com – Kamis, 22 September 2022 sekitar pukul 11.00 Wita, dr. Udin Malik sebagai founder Massikola (Makassar Siap Sekolah) mendapatkan kiriman foto dari Kepala Dinas Perpustakaan Makassar, Tenri Andi Palallo, S.Sos., M.Si.
Ternyata Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan hari itu sedang melakukan wawancara mengenai jumlah anak yang putus sekolah dan tidak sekolah di sekitaran Gedung Perpustakaan.
Sebagai mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), yang salah satunya harus memenuhi hak anak untuk mendapatkan akses pendidikan, sehingga beliau pun mewawancarai anak-anak tersebut yang menurut beliau putus sekolah karena tampak selalu berkeliaran dan bermain di kawasan Gedung Perpustakaan kota Makassar.
Tak pelak berganti status menjadi Kadis Perpustakaan, tak membuat beliau melepaskan tugas di Kantor sebelumnya di DPPPA mengenai kepedulian terhadap pemenuhan hak anak. Dari situlah, Kadis Perpustakaan akhirnya berkomunikasi dengan tim Massikola, Zhuchri Kasman untuk memastikan waktu untuk bertemu dan langsung mendata para anak-anak yang tinggal di kawasan di samping Gedung Perpustakaan Kota Makassar.
Lewat telepon dan pesan chat Whatsapp ditentukan sehabis shalat Jumat, 23 September 2022 bertemu di Gedung Perpustakaan Makassar. Tepat sekitar pukul 13.25 Wita, tim Massikola yang diwakili oleh Zhuchri Kasman dan Asrijal menemui Kadis Perpustakaan yang sudah duduk menunggu di lahan parkir Gedung Perpustakaan.
Tak lama setelah itu, anak-anak di kawasan mulai berkumpul dan dikumpul oleh sesama mereka.
Awalnya dalam 10 menit ada 18 anak yang terkumpul dan 4 di antaranya sudah bersekolah. Sedangkan 14 yang lainnya tidak bersekolah dengan berbagai alasan.
Dominan karena memang berkaitan dengan masalah ekonomi, namun tak banyak juga karena situasi anak yang ditinggalkan oleh orangtua maupun orangtua yang sudah tak bersama lagi.
Alasan karena tak memiliki Akta Kelahiran pun tetap muncul, serta seperti beberapa kasus yang lain, anak yang sudah putus sekolah dan lewat umur dari jenjang pendidikannya.
Tak lama setelahnya bertambah lagi 6 anak yang datang sehingga, total 24 orang itu coba dibantukan dengan berbagai macam solusi yang berdasarkan pada masalah anak tersebut.
Setelah Kadis Perpustakaan mengawali ajakan untuk kembali bersekolah dan memberikan motivasi agar mereka bersekolah atau meraih ijazah.
Kata Kadis Perpustakaan Kota Makassar, ”Kalau kalian semua bersekolah dan punya sikap yang baik, In Syaa Allah kalian akan memperbaiki kehidupan kalian dan keluarga kalian kelak. Membuat bangga nenek, orangtua dan saudara bahkan teman-teman kalian yang tinggal bersama di sana (tangannya menunjuk ke Kawasan tinggal anak-anak ini di sebelah Gedung Perpustakaan).
Kalau sekolah dengan baik, kalian akan menjadi orang yang lebih baik dari sekarang”, pungkas Tenri Andi Palallo, S.Sos., M.Si. Ibu Kadis Perpustakaan bahkan langsung turun langsung mendata anak-anak tersebut.
Setelahnya, dilanjutkan oleh staf Dinas Perpustakaan untuk mendata anak-anak tersebut.
Dari total semua anak yang hadir untuk didata, akhirnya terkirimlah semua data tersebut ke data besar Massikola yang akan ditindaklanjuti dengan setiap masalah yang ada. Mulai dari persoalan yang ada untuk berkaitan dengan data kependudukan, masalah ekonomi yang menjadi penghambat untuk bersekolah hingga ke alasan melewati usia dan tidak memiliki data untuk dikejar paketkan.
Hadir pula, tim pendata Keluarga Berencana (KB) yang diundang oleh Kadis Perpustakaan untuk hadir dan berdiskusi bersama dengan tim Massikola. Sehingga, diharapkan oleh ibu Kadis, tim pendata KB kiranya dapat menjadi agen dalam menemukan dan melaporkan anak yang terindikasi putus dan tidak sekolah.
Di akhir proses pendataan, Tim Massikola bersama ibu Kadis Perpustakaan berjalan mengelilingi bangunan Gedung Perpustakaan Kota Makassar dan memikirkan beberapa ide kolaboratif untuk menjalankan bersama dengan para anak putus sekolah dan anak tidak sekolah serta bersama siswa sekolah untuk dapat mengenal lokasi Gedung Perpustakaan Kota Makassar.
Ke depan, bahkan Kadis siap mendukung program Dongkel (Dongeng Keliling) untuk dikolaborasikan dengan Massikola.
REPORTASE PENDIDIKAN - Rasa bahagia dirasakan Ilyanti Hasirah Nurgas, S.Pd, M.Pd saat promosi Doktornya di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar,…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Jongaya kecamatan Tamalate kota Makassar mengadakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pukul 07.00 WITA…
REPORTASE PENDIDIKAN - Tim futsal UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II Makassar berhasil meraih juara I pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional…
REPORTASE PENDIDIKAN – UPT SPF SD Inpres Batua I kecamatan Manggala kota Makassar mengadakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pukul 07.00…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Makassar menggelar pengumuman dan pelepasan siswa kelas 6 yang dilaksanakan di…
REPORTASE PENDIDIKAN - Kabar membanggakan datang dari UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/I kecamatan Tallo kota Makassar . Salah satu peserta…
This website uses cookies.