"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Ragam

Ini Alasan Doraemon Tidak Layak Ditonton Anak Kecil

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

reportasependidikan.com –  Siapa tidak tahu Doraemon? Inilah film serial kartun paling terkenal sepanjang masa. Produksi asal Jepang ini sendiri sudah tayang di Indonesia selama lebih dari 25 tahun. Hingga tak heran, penyukanya sudah sangat lintas generasi.

Di negara asalnya, Doraemon mulai muncul pada akhir tahun 60-an. Doraemon disukai karena membawa cerita yang ringan, lucu dan sederhana. Namun, dalam perkembangannya, semakin terkenal film ini, malah semakin memperkenalkan plot baru dengan alur cerita yang lebih kompleks, seperti alien dan romatika remaja.

Hal ini membuat Doraemon ini bisa dikatakan tidak layak untuk ditonton anak kecil. Seperti dilansir oleh keepo.me, setidaknya ada lima alasan kenapa Doraemon tidak boleh ditonton anak kecil.

1. Nobita Terlalu Mesum

Alasan pertama karena Nobita terlalu mesum. Ini terbukti dengan seringnya Nobita menggunakan pintu ajaib ke mana saja milik Doraemon untuk muncul di kamar mandi Shizuka. Dalam film ini, pintu ke mana saja bisa membawa penggunanya sesuai dengan keinginannya. Jadi Nobita terlalu mesum karena selalu ingin melihat Shizuka mandi.

2. Nobita Merupakan Karakter Psikopat

Karakter yang dimiliki Nobita ini bisa dibilang karakter psikopat. Contohnya, Nobita ini sangat malas dan selalu bergantung dengan gadget dari masa depan untuk kepentingannya sendiri. Bahkan Nobita sering menggunakan alat masa depan untuk mencelakaan orang lain. Nobita juga selalu ingin jadi yang paling hebat dan selalu iri dengan pencapaian orang lain. Nobita juga selalu berbuat curang saat diberikan alat masa depan, ia selalu menggunakannya untuk hal-hal yang ia inginkan.

3. Paradoks Mesin Waktu

 

Paradoks mesin waktu merupakan situasi paradoksal yang terkait dengan perjalanan waktu. Situasi ini muncul karena timbul pertanyaan, apa yang terjadi jika ada penjelajah waktu yang pergi ke masa lalu untuk mengubah kejadian yang terkait dengan keberadaan dirinya.

Contohnya adalah Doraemon sendiri yang merupakan robot canggih dari abad 22 yang dikirim oleh cucu dari cucu Nobita, Sewashi. Tujuannnya untuk membuat Nobita bahagia dan bisa membantu mengubah masa depan Nobita yang tidak menyenangkan.

4. Paradoks Mesin Waktu (Lagi)

Hadirnya doraemon tidak mengubah masa depan, rupanya teori dan penjelasan ini tidak sejalan dengan film terbaru Doraemon Stand By Me. Kita bisa perhatikan kondisi kota yang diusung pada saat Nobita melamar Shizuka nampak bahwa perkembangan teknologi sudah sedemikian maju.

Padahal saat Nobita masih di Sekolah Dasar, perkembangan teknologinya masih seperti di tahun 80-an. Lalu apa yang mungkin terjadi dalam masa yang hanya belasan tahun itu. Rasanya ada dua kemungkinan yang masuk akal.

Kemungkinan yang pertama adalah ada intervensi alien, sehingga perkembangan teknologi sangat cepat dalam masa 20 tahun tersebut. Kemungkinan kedua adalah hadirnya Doraemon dengan gadget ajaibnya mengakselerasi perkembangan teknologi umat manusia.

Jika berasumsi ternyata kemungkinan kedua yang terjadi, maka kehadiran Doraemon dapat mengubah jalannya sejarah.

5. Pesan Moral Yang Sulit Dipahami

Pesan moral yang diusung didalam film sangat sulit dipahami. Nobita seringkali mendapatkan “pelajaran” dari keusilannya saat menggunakan alat masa depan. Namun anehnya Nobita selalu mengulang kesalahan yang sama, yaitu menyalahgunakan alat dari Doraemon di kesempatan lain. Bahkan seringkali sampai merepotkan orang banyak.

Melihat setiap kejadian tersebut, pesan moral yang diusung tampak cukup sulit dipahami. []

Recent Posts

INKANAS Bawakaraeng Sabet Juara di Kejuaraan Daerah Piala Kapolda & Dansat Brimob Sulsel

MAKASSAR - Kejuaraan Daerah INKANAS Piala Kapolda dan Series II Dansat Brimob Polda Sulawesi Selatan resmi digelar di JK Arenatorium…

11 jam ago

Kepala SDN Rappocini Prakarsai Pengelohan Sampah Daur ulang di Perum Graha Indah Famili dan Perum Castell Premium waduk Pampang

REPORTASE PENDIDIKAN - Juli Astutik, S.Pd, M.Pd selaku kepala UPT SPF SD Negeri Rappocini Makassar memprakarsai Pembuatan tempat sampah botol dan gelas…

2 hari ago

Tingkatkan Minat Baca Siswa, UPT SPF SDN Daya II Makassar Luncurkan Inovasi “RUBAH”

REPORTASE PENDIDIKAN - Dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, UPT SPF SD Negeri Daya II kecamaran Biringkanaya kota Makassar melakukan peluncuran program…

3 hari ago

PGRI Ranting Bawakaraeng Gelar Musyawarah, Pengurus Terpilih Periode 2026-2029 Siap Amanah dan Perjuangkan Hak Guru

MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…

6 hari ago

SDN Rappokalling 67/1 Kekurangan Toilet, Butuh Perhatian Pemerintah

REPORTASE PENDIDIKAN - Toilet sekolah merupakan salah satu sarana yang sangat penting dan vital di sekolah. idealnya, jumlah toilet yang tersedia…

6 hari ago

Siswa SDN Tamamaung I Belajar Daring Selama Revitalisasi Sekolah

REPORTASE PENDIDIKAN - Tahun ajaran baru 2026/2027 baru saja dimulai. Para siswa kembali ke sekolah dan memulai kembali pembelajarannya di dalam…

7 hari ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.