"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Inspiratif

Bocah 9 Tahun ini Setiap Hari Gendong Kakaknya yang Cacat ke Sekolah

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

reportasependidikan.com – Memiliki saudara bukan hanya sekadar teman bermain, namun lebih dari itu, saudara bisa menjadi penolong dan tempat saling berbagi kesulitan maupun kebahagiaan.

Hal itu pula yang terjadi pada kakak-beradik yang kisahnya mampu menyentuh hati masyarakat di Tiongkok.

Dingfu (12), sang kakak laki-laki, lahir dalam kondisi kurang beruntung yakni mengalami cacat fisik.

Sejak kecil, karena Dingfu mengalami cacat fisik, ia pun sering mengalami banyak kesulitan dalam menggerakkan anggota tubuhnya.

Selama beberapa tahun, segala aktivitas Dingfu dibantu oleh adiknya, Dingshuang (9).

Melansir situs Giadinh, keduanya bersekolah di daerah pedesaan Provinsi Yunnan, Tiongkok.

Setiap hari, gadis kurus tersebut membawa kakaknya ke sekolah.

Dingshuang membantu segala aktivitas Dingfu

Meski hujan, panas, atau saat bada salju sekalipun, orang-orang sering melihat keduanya selalu bersama untuk pergi ke sekolah.

Mereka berdua berada dalam satu kelas yang sama.

Selain membawa kakaknya ke sekolah, Dingshuang juga kerap membantu Dingfu dalam kegiatan sehari-hari.

Melansir media setempat, Dingshuang membantunya membasuh wajah sang kakak setiap pagi, mencuci tangan dan kaki, serta membawanya ke sekolah.

Untuk bisa pergi ke sekolah, mereka harus menempuh perjalanan yang jauh, mendaki banyak anak tangga, namun Dingshuang tak pernah mengeluh.

Diketahui bahwa orangtua Dingshuang ternyata juga mengalami cacat fisik.

Dingshuang membantu Dingfu mencuci tangan

Pada usia Sembilan, Dingshuang merupakan pencari nafkah keluarga dan melakukan semua pekerjaan rumah tangga seperti mencuci sayuran, memberi makan babi, memasak nasi dan mencuci pakaian untuk empat orang.

Orangtua Dingshuang sempat khawatir dengan kondisi anak laki-lakinya karena tidak bisa bersekolah.

Namun sang adik justru menawarkan diri untuk membantu kakaknya.

Dingshuang juga kerap membantu kakaknya belajar
Dingshuang pun tak ingin saudaranya tertinggal dari teman-teman yang lain, oleh karena itu ia siap menjadi kaki bagi saudaranya.

Dingfu dan Dingshuang saat ini tinggal di asrama sekolah.

Guru mereka, Liu Yan, mengatakan bahwa sekolah mengatur agar kamar tidur mereka berdekatan serta memotong beberapa biaya agar keduanya dapat melanjutkan sekolah.

(Sumber: nakita.grid.id)

Recent Posts

Pemantauan dan Evaluasi Gerakan PBLHS ke-1 Tahun 2026 di SDI Mallengkeri I

REPORTASE PENDIDIKAN -- UPT SPF SD Inpres Mallengkeri I kecamatan Tamalate kota Makassar melaksanakan pemantauan dan evaluasi Gerakan (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah)…

4 hari ago

SDN Tamamaung I Laksanakan Tes Kemampuan Akademik Gelombang 3

REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa kelas 6 UPT SPF SD Negeri Tamamaung I Makassar mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3. Kegiatan…

5 hari ago

SDI Kassi-Kassi Lakukan MoU dengan 2 Sekolah Binaan Adiwiyata

REPORTASE PENDIDIKAN – Dalam rangka menuju sekolah Adiwiyata Mandiri, UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi Makassar mengadakan Penandatanganan MoU (Kesepakatan Bersama) Adiwiyata…

5 hari ago

Pelaksanaan TKA Gelombang 3 di SDI Kassi-Kassi I

REPORTASE PENDIDIKAN - Siswa kelas 6 UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi I Makassar mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3. Kegiatan…

7 hari ago

Peresmian Perpustakaan Balla Pakacarakdeka SDI Tamalanrea II

REPORTASE PENDIDIKAN – Perpustakaan Ramah Anak UPT SPF SD Inpres Tamalanrea II Makassar  hari ini diresmikan, jumat (24/4/2026). Perpustakaan dengan…

1 minggu ago

SDN Pongtiku II Ikut Meriahkan Hari Bakti Rimbawan dan Hari Bumi di Untia Makassar

REPORTASE PENDIDIKAN – Kementerian Kehutanan memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-43 dan Hari Bumi Sedunia 2026, dengan menggelar aksi penanaman bersama di…

1 minggu ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.