reportasependidikan.com – Seorang lelaki berusia 24 tahun sedang berada di kereta api bersama dengan ayahnya. Ia melihat keluar melalui jendela kereta api dan berteriak,
“Ayah, lihat pohon-pohon itu berjalan!”
Ayahnya tersenyum, namun pasangan muda yang duduk di dekatnya, memandang perilaku kekanak-kanakan lelaki yang berusia 24 tahun dengan kasihan. Tiba-tiba lelaki tersebut kembali berseru …
“Ayah, awan itu terlihat berlari mengejar kita!”
Pasangan ini tidak bisa menahan rasa risih mereka dan berkata kepada orang tua lelaki tersebut,
“Mengapa anda tidak membawa anak anda ke dokter ahli jiwa?” Orang tua itu tersenyum dan berkata…
“Saya sudah membawanya ke dokter, dan kami baru saja pulang dari Rumah Sakit. Anak saya buta sejak lahir, dia baru bisa mendapatkan donor mata dan baru bisa melihat hari ini”.
Setiap orang di dunia ini memiliki sebuah cerita tersendiri. Jangan menilai orang lain sebelum anda benar-benar mengenal mereka. Karena kenyataannya yang terjadi mungkin dapat mengejutkan anda.
(successbefore30.co.id)
REPORTASE PENDIDIKAN - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, UPT SPF SD Inpres Perumnas I kecamatan Rappocini kota Makassar…
reportasependidikan.com -- Menyambut HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda kecamatan Rappocini kota Makassar menggelar berbagai…
REPORTASE PENDIDIKAN- UPT SPF SD Inpres Perumnas IV Kecamatan Rappocini kota Makassar memanfaatkan momentum hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81…
reportasependidikan.com -- Kemeriahan dalam menyambut HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga terlihat di UPT SPF SD Inpres Kantisang kecamatan Tamalanrea kota…
REPORTASE PENDIDIKAN - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia, SD Inpres Kompleks Galangan Kapal menggelar Pekan…
REPORTASE PENDIDIKAN — UPT SPF SD Negeri Paccinang I kecamatan Panakkukang kota Makassar memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia Tahun…
This website uses cookies.