reportasependidikan.com – Pemerintah Turki telah memutuskan untuk menambahkan bahasa Melayu dan bahasa Indonesia ke kurikulum sekolah umum. Dua bahasa, dituturkan oleh 160 juta orang, akan diajarkan sebagai pelajaran bahasa asing di sekolah-sekolah Turki.
Pendidikan bahasa asing di sekolah-sekolah Turki, yang sebelumnya terbatas pada bahasa-bahasa Eropa, telah meluas ke bahasa-bahasa dari seluruh dunia. Saat ini, siswa dapat memilih dari 19 bahasa, dari bahasa Urdu atau Korea, dari Cina atau Farsi.
Alparslan Durmuş, kepala Departemen Pendidikan yang bertanggung jawab atas kurikulum, mengatakan kedua bahasa tersebut dipergunakan di Malaysia, Singapura, Brunei, Thailand, Filipina, dan Indonesia, dan mereka menganggapnya “strategis” untuk meningkatkan ikatan budaya dan hubungan masa depan dengan negara-negara tersebut.
Daily Sabah / www.middleeastupdate.net
Makassar, 1 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Daerah Rampas Setia 08 Provinsi Sulawesi Selatan resmi dilantik…
REPORTASE PENDIDIKAN - Di bawah kepemimpinan Reni Astuty Latif, S.Pd., M.Pd, UPT SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji kecamatan Mamajang kota…
MAKASSAR - Kejuaraan Daerah INKANAS Piala Kapolda dan Series II Dansat Brimob Polda Sulawesi Selatan resmi digelar di JK Arenatorium…
REPORTASE PENDIDIKAN - Juli Astutik, S.Pd, M.Pd selaku kepala UPT SPF SD Negeri Rappocini Makassar memprakarsai Pembuatan tempat sampah botol dan gelas…
REPORTASE PENDIDIKAN - Dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, UPT SPF SD Negeri Daya II kecamaran Biringkanaya kota Makassar melakukan peluncuran program…
MAKASSAR – Semangat kebersamaan guru di wilayah Bawakaraeng kembali menguat. Musyawarah Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Bawakaraeng sukses digelar…
This website uses cookies.