"data-auto-format="rspv" data-full-width>
Categories: Beranda

Ajak Anak Putus sekolah Kembali Bersekolah, SDI Maccini Baru Bentuk Program Assikola

"data-auto-format="rspv" data-full-width>
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

reportasependidikan.com – Dalam rangka memberikan bantuan dan pendampingan khusus bagi para siswa, maka pada tahun ini SD Inpres Maccini Baru membentuk sebuah program yang diberi nama Assikola.

Assikola memprioritaskan siswa yang sebelum masa isolasi menunjukkan:  Kehadiran tidak menentu atau tidak hadir;  Tingkat literasi rendah/kinerja buruk, Kurangnya minat di sekolah dan/atau menyatakan niat untuk berhenti, Hubungan yang kurang baik dengan teman sebaya, Masalah perilaku termasuk agresi, kekerasan, atau menarik diri dan Perubahan signifikan dalam perilaku, sikap, atau kinerja.

Terbentuknya program ini mengacu pada data kehadiran siswa yang kurang maksimal sejak tahun 2019 sebanyak 15 siswa dan ditahun 2020 sebanyak 36 siswa yang mengalami peningkatan.

Risnawati Majit, S.Pd selaku kepala sekolah mengatakan, program Assikola bertujuan untuk memberikan kesempatan siswa untuk kembali bersekolah, siswa tidak putus sekolah, siswa mendapatkan pendidikan yang layak, dan siswa mendapatkan kembali kebahagiaan bersama guru dan temannya di sekolah

Program Assikola merupakan salah satu progam andalan sekolah kami. Tim akan berupaya melakukan tindakan mengajak kembali peserta didik untuk kembali bersekolah. Kegiatan yang dilakukan Tim Assikola yaitu melakukan pendataan setiap kelas.

Pendataan ini dilakukan untuk memudahkan kami mendata jumlah siswa yang malas ke sekolah atau sudah putus sekolah.

Memberikan surat panggilan kepada orang tua. Orang tua akan dimintai keterangan mengapa anaknya malas ke sekolah bahkan putus sekolah.
Jika surat panggilan tidak direspon maka Tim Assikola akan melakukan penelusuran ke rumah siswa.

Selain itu, Tim Assikola juga akan melakukan pendekatan kepada orang tua dan siswa dengan bijaksana.

Tim Assikola akan menanyakan kepada orang tua siswa alasan anaknya tidak pernah hadir ke sekolah.

Keterangan yang sudah diterima menjadi bahan pertimbangan tim kami untuk melakukan upaya seperti meyakinkan siswa bahwa sekolah itu penting untuk masa depan, akan melindungi siswa jika ada yang menggangunya, memberikan rasa percaya diri agarsiswa mau kembali bersekolah tanpa merasa minder.

Tim Assikola akan melakukan bimbingan belajar bagi siswa yang ketinggalan materi pelajaran.

Tim Assikola melakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti Kantor kelurahan terdekat, komite sekolah ,RT/RW, Tokoh Masyarakat, perwakilan siswa, kerabat /tetangga siswa.

Recent Posts

SDI Pampang II Perkuat Langkah Menuju Adiwiyata Nasional

REPORTASE PENDIDIKAN -  UPT SPF SD Inpres Pampang II kecamatan Panakkukang kota Makassar terus memperkuat langkah menuju Sekolah Adiwiyata Nasional 2026.…

12 jam ago

SMPB di SMPN 25 Makassar Berjalan Lancar

REPORTASE PENDIDIKAN - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jalur Non Domisili di UPT SPF SMP Negeri 25 Makassar menuai…

2 hari ago

SDN Balang Baru Lepas Siswa Kelas 6 dengan Penuh Harapan

REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Negeri Balang Baru kecamatan Tamalate kota Makassar menggelar pengumuman dan pelepasan siswa kelas 6. Kegiatan…

6 hari ago

Faber-Castell Gelar Lomba Mewarnai di SDI Kampus IKIP

REPORTASE PENDIDIKAN — Faber-Castell menggelar lomba mewarnai di UPT SPF SD Inpres Kampus IKIP kecamatan Rappocini kota Makassar. Kegiatan yang dilaksanakan…

1 minggu ago

Forum Sekolah Adiwiyata Makassar Gelar Coaching Pengisian Softfile dan Aplikasi SIDIA

REPORTASE PENDIDIKAN - Forum Sekolah Adiwiyata kota Makassar menggelar Coaching pengisian softfile dan aplikasi  SIDIA bagi calon sekolah Adiwiyata Nasional dan…

1 minggu ago

SDI CIlallang Gelar Pentas Seni Lepas Siswa kelas 6

REPORTASE PENDIDIKAN -  UPT  SPF SD Inpres Cilallang kecamatan Rappocini kota Makassar menggelar acara pentas seni dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas…

1 minggu ago
"data-auto-format="rspv" data-full-width>

This website uses cookies.