reportasependidikan.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud RI) sedang membangun 333 sekolah darurat pasca-gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, Sulawesi Tengah.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kemdikbud, Poppy Dewi Puspitawati, dalam konferensi pers Forum Merdeka Barat (FMB9) di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018).
Poppy menerangkan, 1 sekolah darurat yang dibangun memiliki kapasitas untuk 7 ruang dengan tenda standar UNICEF.
“Sekolah darurat (kapasitas 7 ruang) disiapkan 333 unit Tenda Standar UNICEF,” kata Poppy.
Pembangunan sekolah darurat dilakukan sejak 7 Oktober 2018 lalu. 1 Tenda sudah berdiri di Patebo dan tenda darurat 2 sudah terpasang.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud) mengatakan 186 ribu peserta didik terdampak bencana yang terjadi pada 28 September 2018 lalu.
Peserta didik tersebut berasal dari 1.724 satuan pendidikan dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, yang terdapat di 3 kabupaten terparah yaitu Kota Palu, Donggala dan Sigi. (*)
REPORTASE PENDIDIKAN - UPTD SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh kegembiraan dan semangat…
REPORTASE PENDIDIKAN - Tim futsal UPTD SPF SD Negeri Bawakaraeng II Makassar melakukan pertandingan persahabatan dengan tim futsal SD Kristen Elim…
REPORTASE PENDIDIKAN - UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi kecamatan Rappocini kota Makassar menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran yang terjadi di…
REPORTASE PENDIDIKAN - Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus IV Merah Putih kecamatan Manggala kota Makassar menggelar workshop Peningkatan Kompetensi Profesional Guru dengan…
REPORTASE PENDIDIKAN- Pengimbasan Program Digitalisasi Pembelajaran digelar Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kecamatan Tallo di UPTD SPF SD Inpres Kaluku Bodoa,…
MAKASSAR, 27 Agustus 2026 – Suasana penuh sukacita dan semangat kebersamaan terlihat jelas saat seluruh siswa beserta dewan guru dan…
This website uses cookies.